- Diproyeksikan 678 juta perangkat IoT akan beredar di Indonesia pada 2025 dengan potensi nilai pasar mencapai 40 miliar dolar AS.
- Penguatan fondasi nasional mencakup standar, regulasi, dan ketersediaan 11.800 engineer IoT bersertifikasi untuk mendukung pertumbuhan.
- Indonesia harus mengatasi ketergantungan impor komponen sekaligus memastikan keamanan siber menghadapi peningkatan risiko global.
Perizinan investasi, harmonisasi regulasi, kolaborasi pemerintah-industri, hingga kesiapan data center menjadi elemen krusial untuk menjaga kedaulatan dan kecepatan pemrosesan data.
272 Ribu BTS dan Arah 5G ke Industri
Dalam talkshow bertema IoT Indonesia 2026: Dari Konektivitas ke Kecerdasan Kolektif, General Manager Network Digitalization and Service Innovation Telkomsel, Bowon Baskoro, memaparkan kesiapan infrastruktur.
Saat ini, Telkomsel mengoperasikan lebih dari 272 ribu BTS, terdiri dari 221 ribu BTS 4G dan lebih dari 2.500 BTS 5G, dengan cakupan 4G mencapai 97 persen populasi dan fixed coverage 98 persen wilayah.
“Melalui jaringan yang andal, latensi rendah, dan skalabilitas tinggi, Telkomsel mendorong implementasi solusi berbasis otomatisasi, kecerdasan buatan, hingga pemantauan real-time guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri,” ujar Bowon.
5G diarahkan untuk use case seperti smart mining, smart warehouse, dan smart manufacturing, area yang menuntut latensi rendah dan respons instan.
IoT yang Menghemat Ratusan Miliar
Implementasi nyata juga dipaparkan Founder PT Myeco Inovasi Indonesia (myECO), Maulana Derifato A. Ia menyebut solusi AI dan IoT yang dikembangkan perusahaannya telah terpasang di lebih dari 55.000 perangkat lintas sektor.
“Hingga kini, solusi tersebut telah digunakan oleh lebih dari 55.000 perangkat dan pelanggan dari berbagai sektor,” ujarnya.
Baca Juga: Xiaomi Indonesia Perluas Ekosistem Rumah Pintar, Hadirkan 3 Perangkat AIoT Terbaru
Salah satu implementasi di Grup Astra (AGEn) diklaim menghasilkan penghematan biaya operasional hingga Rp368 miliar dan efisiensi energi 3.136 terajoule berdasarkan laporan keberlanjutan 2024.
Di sisi lain, Tribe Leader Telkom Regional Solution Antares Telkom Indonesia, Ibnu Alinursafa, menegaskan perluasan IoT ke smart city, utilities, agriculture, asset tracking, dan manufaktur—dengan pendekatan biaya kompetitif dan dukungan teknis lokal.
Ancaman Siber Mengintai
Namun, semakin banyak perangkat terhubung berarti semakin luas pula permukaan serangan siber. Sandiman Muda Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Energi dan Sumber Daya Alam Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN RI), Agus Winarno, mengingatkan ancaman global kian meningkat.
“Penguatan sistem keamanan siber, perlindungan jaringan, enkripsi data, serta peningkatan kesiapan SDM menjadi keharusan agar percepatan digitalisasi tidak justru meningkatkan risiko kebocoran data dan gangguan operasional,” tegasnya.
Lonjakan penggunaan cloud, DDoS, hingga ransomware mempertegas bahwa IoT tanpa keamanan hanya akan menjadi pintu masuk baru bagi serangan.
Munas III juga menetapkan Dr. Faizal Rochmad Djoemadi, M.Sc sebagai Ketua ASIOTI periode 2026–2029, menggantikan Teguh Prasetya. Faizal saat ini menjabat Direktur IT & Digital PT Telkom Indonesia dan dikenal sebagai motor transformasi digital perusahaan.
Berita Terkait
-
XL Axiata Kenalkan Solusi Smart Farming HydroponiX, Bisa Pantau Suhu
-
Indosat Business Perkenalkan Solusi IoT untuk Mendukung Konservasi Mangrove di Indonesia
-
Bagaimana Inovasi Philips UltraEfficient LED Tingkatkan Efisiensi Energi
-
Pupuk dari Udara, Drone Siap Tebar Keuntungan di Sawah Merauke
-
Antares Tracking Jadi Solusi Digital di Indutri Logistik
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
-
Bocoran Xiaomi 18: Baterai 7.200mAh, Snapdragon 2nm, dan Fast Charging 100W Siap Gebrak Pasar
-
Apa Bedanya Pad sama Tablet? Ini Perbedaan Sistem Operasi, Hardware, hingga Harga
-
Bocoran Tablet Gaming iQOO Terungkap, Usung Layar 8,8 Inci dan Snapdragon Terbaru
-
Game Lokal Maple Haven City Rush Buka Pre-Registrasi, Rilis 21 Juli 2026
-
Harga RAM Global Diperkirakan Terus Melonjak Sepanjang 2026, Tahun Depan Makin Parah?
-
4 HP dengan Baterai Badak 8000 mAh Lebih, Layar AMOLED 144 Hz Kuat 2 Hari Tanpa Cas
-
Harga HP Terus Naik, Ini 4 Pilihan Terbaru Rp1 Jutaan dengan Performa Mantap
-
4 Rekomendasi HP Murah dengan Fitur NFC, Mudahkan Top-Up E-Toll
-
WhatsApp Segera Luncurkan Username, Pengguna Tak Lagi Perlu Bagikan Nomor Telepon