- Presiden Nintendo beri sinyal potensi kenaikan harga konsol Nintendo Switch 2.
- Permintaan chip untuk industri AI picu lonjakan biaya komponen Nintendo Switch 2.
- Stok komponen aman pastikan produksi Nintendo Switch 2 tetap sesuai rencana.
Suara.com - Kabar soal suksesor Nintendo Switch selalu menjadi topik panas di kalangan gamer. Namun, di tengah antusiasme, muncul satu kekhawatiran besar: akankah Nintendo Switch 2 lebih mahal dari yang diperkirakan?
Pertanyaan ini semakin relevan setelah Presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa, memberikan sinyal bahwa kenaikan harga adalah sebuah kemungkinan yang tidak bisa dikesampingkan, meski hanya jika kondisi tertentu terjadi.
Penyebab utama? Lonjakan permintaan chip memori yang gila-gilaan dari industri kecerdasan buatan (AI).
Furukawa mengakui bahwa meningkatnya biaya komponen terjadi dengan kecepatan yang melebihi ekspektasi perusahaan.
Walaupun saat ini belum berdampak signifikan, jika tren ini terus berlanjut, Nintendo mungkin harus membebankan biaya ekstra kepada konsumen. Namun, Furukawa menegaskan bahwa belum ada keputusan final.
"Mengenai perubahan harga perangkat keras Nintendo Switch 2 di masa mendatang, belum ada keputusan yang dibuat sekarang. Setiap keputusan untuk mengubah harga akan ditentukan secara komprehensif," ujar Presiden Nintendo Shuntaro Furukawa dikutip dari GameSpot.
Ini menunjukkan Nintendo masih menimbang profitabilitas, tren pasar, dan basis pengguna sebelum mengambil langkah drastis.
Langkah tersebut, jika terjadi, akan mengikuti jejak rivalnya, Sony dan Microsoft.
Sebagai pengingat, kompetitor sudah lebih dulu menaikkan harga PlayStation 5 dan Xbox Series X/S di tengah tantangan ekonomi global.
Baca Juga: Dua Game Baru Tomb Raider Muncul di TGA 2025, Sasar Konsol dan PC
Krisis komponen yang dipicu oleh kebutuhan masif industri AI bahkan dikabarkan bisa menunda kehadiran konsol generasi berikutnya seperti PS6 hingga tahun 2029.
Berbeda dengan kompetitor, Nintendo secara historis menjual konsol dengan keuntungan, bukan merugi di awal. Strategi ini membuat mereka lebih sensitif terhadap fluktuasi harga komponen.
Untungnya, ada sedikit kabar baik. Furukawa menyatakan bahwa Nintendo telah menimbun "sejumlah komponen dan produk" sebelum lonjakan harga terjadi.
Stok tersebut memberikan mereka ruang bernapas dan memastikan rencana produksi untuk tahun fiskal mendatang tetap aman dari kendala pasokan.
Untuk saat ini, para penggemar bisa sedikit lega karena kenaikan harga Nintendo Switch 2 belum pasti. Namun, dinamika pasar teknologi yang tak terduga membuat segala kemungkinan tetap terbuka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
iQOO Pad 6 Pro Andalkan Chipset Terkencang Snapdragon, Harga Tembus Rp11 Jutaan
-
Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia
-
Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam
-
Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei dengan Baterai Jumbo, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia
-
Spesifikasi iQOO 15T: Usung Dimensity 9500 Monster Edition dan Kamera 200 MP
-
Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store
-
7 Pilihan HP Snapdragon RAM 12 GB Anti Lemot untuk Gaming
-
POCO Pad C1 Muncul di Situs Resmi, Tablet Murah Terbaru Bersiap ke Indonesia
-
7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking
-
Resmi Tantang Xiaomi 15T Pro, iQOO 15T Andalkan Chip Flagship Terbaru dan RAM 16 GB