- Xiaomi memimpin pasar smartphone Indonesia tahun 2025 dengan meraih 19 persen pangsa pasar berdasarkan laporan Omdia.
- Dominasi ini didukung oleh strategi produk agresif, termasuk sub-brand POCO yang menargetkan segmen performa tinggi.
- Pada 2026, Xiaomi akan mengakselerasi ekosistem "Human x Car x Home" didukung oleh sistem operasi HyperOS 3.
“Fokus kami di tahun 2026 adalah memastikan setiap interaksi dalam ekosistem Xiaomi terasa alami dan adaptif terhadap rutinitas harian,” kata Wentao.
“Kami ingin teknologi hadir sebagai pendukung yang bekerja di balik layar, namun kekuatannya nyata dalam memudahkan produktivitas masyarakat.”
HyperOS 3 Jadi “The Great Connector”
Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Xiaomi mengandalkan Xiaomi HyperOS 3 sebagai tulang punggung integrasi.
HyperOS 3 dirancang sebagai “The Great Connector”, sistem operasi yang menyatukan seluruh perangkat Xiaomi dalam satu platform terintegrasi.
Bukan sekadar OS, platform ini dibekali kecerdasan buatan (AI) yang mampu memahami pola penggunaan dan gaya hidup pengguna Indonesia.
Dengan pendekatan ini, Xiaomi ingin memastikan transisi antar perangkat berjalan mulus, dari smartphone ke smart home hingga kendaraan, tanpa hambatan teknis yang kompleks.
Menurut Wentao, inovasi tidak boleh berhenti pada spesifikasi di atas kertas.
“Inovasi harus memberikan dampak nyata. Bukan sekadar angka atau fitur kompleks, tetapi solusi yang benar-benar memecahkan kendala sehari-hari,” tegasnya.
Baca Juga: Kapan Xiaomi 17 Meluncur di Pasar Global? 3 Seri Premium Bakal Masuk ke Indonesia
Ia pun menutup dengan komitmen jangka panjang Xiaomi di Indonesia.
“Xiaomi akan terus mendengarkan aspirasi konsumen Indonesia, menghadirkan teknologi yang relevan, inklusif, dan siap menemani perjalanan mereka menuju masa depan yang lebih cerdas.”
Berita Terkait
-
Xiaomi Pad 8 Global Muncul di Geekbench: Siap ke Indonesia, Pakai Chip Kencang Snapdragon
-
Xiaomi Rilis Monitor Gaming Anyar: Tawarkan Refresh Rate 200 Hz, Harga Kompetitif
-
Kenaikan Harga Chip Memori Uji Ketahanan Pasar Smartphone di 2026, Merek Mana yang Mampu Bertahan?
-
7 Smartwach Murah Alternatif Xiaomi, Fungsional dan Awet Mulai Rp100 Ribuan
-
Daftar Harga HP Xiaomi dan POCO Februari 2026: Dari yang 1 Jutaan hingga Kelas Flagship
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Game Zombie State of Decay 3 Bangkit Lagi, Fase Uji Coba Segera Dibuka
-
Redmi G25 2026 Resmi Debut, Monitor Gaming Termurah dengan Refresh Rate 300 Hz
-
7 Rekomendasi HP Memori 256 GB Terbaru April 2026: Harga Terjangkau, Chipset Ngebut!
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 April 2026: Ada Scar Shadow, Diamond, dan Bundel Funny
-
Film Super Mario Galaxy Hadirkan Hadiah Digital, Bawa Ponsel untuk Klaim
-
Sampah Antariksa Dikira Rudal dan Meteor di Lampung, Roket China CZ-3B Punya Misi Apa?
-
5 HP Android Bebas Iklan Terbaik di April 2026, Pengalaman Lebih Smooth
-
5 Rekomendasi HP Murah Tanpa Iklan, Mulai dari Rp1 Jutaan
-
Game Ninja Turtles Empire City Segera Debut, Padukan Fitur Canggih di Platform VR
-
Duel Performa Poco X8 Pro vs X8 Pro Max, Mana yang Paling Worth It untuk Gaming?