- Polisi Inggris sempat menahan Andrew Mountbatten-Windsor selama sebelas jam di Norfolk.
- Raja Charles III menegaskan dukungan penuh terhadap penegakan hukum bagi Andrew.
- Dugaan pelanggaran jabatan publik ini disinyalir berkaitan dengan skandal Epstein Files.
Suara.com - Kabar menggemparkan beredar setelah kepolisian Inggris sempat menangkap serta menahan Prince Andrew. Raja Charles III buka suara mewakili Kerajaan Inggris setelah berita penangkapan serta pemeriksaan eks Prince Andrew tersebar.
Perlu diketahui, Andrew Mountbatten-Windsor bak mengalami pukulan telak dalam tiga tahun terakhir.
Setelah gelar pangeran (Prince) dan sebutan His Royal Highness (HRH, Yang Mulia Pangeran) dicabut, Andrew terus menuai sorotan publik.
Sekarang, Andrew hanya mempunyai sebutan 'Andrew Mountbatten-Windsor' setelah gelar Prince Andrew dicabut oleh Kerajaan Inggris.
Persahabatan dengan Jeffrey Epstein (pelaku kejahatan dan perdagangan manusia) serta foto di Epstein Files mencoreng nama eks Prince Andrew.
Menurut laporan BBC serta NBCNews, Prince Andrew sempat ditangkap dan ditahan selama berjam-jam pada Kamis (19/02/2026).
Raja Charles III lantas buka suara melalui laman resmi kerajaan Inggris, Royal.UK.
Melalui keterangan berjudul 'Pernyataan dari Yang Mulia Raja' Charles mengaku prihatin dengan kasus yang menimpa eks Prince Andrew. Namun, mereka menekankan bila hukum harus ditegakkan.
"Saya telah mengetahui dengan keprihatinan yang mendalam berita tentang Andrew Mountbatten-Windsor dan dugaan pelanggaran dalam jabatan publik. Yang selanjutnya akan dilakukan adalah proses yang lengkap, adil, dan tepat untuk menyelidiki masalah ini dengan cara yang sesuai dan oleh pihak berwenang yang berwenang. Dalam hal ini, seperti yang telah saya katakan sebelumnya, mereka mendapat dukungan dan kerja sama penuh dari kami. Izinkan saya menyatakan dengan jelas: hukum harus ditegakkan. Selama proses ini berlangsung, tidak pantas bagi saya untuk berkomentar lebih lanjut tentang masalah ini. Sementara itu, saya dan keluarga saya akan terus menjalankan tugas dan pelayanan kami kepada Anda semua," ungkap Raja Charles dikutip dari laman resmi Kerajaan Inggris pada Kamis (19/02/2026).
Baca Juga: Bagaimana Kiswah Kakbah Berlafaz Allah Bisa Sampai ke Epstein dan Dijadikan Alas Lantai?
Eks Prince Andrew Terseret Masalah
Kepolisian Inggris mengonfirmasi bahwa mereka sempat menangkap serta memeriksa anggota keluarga kerajaan selama berjam-jam.
Meski begitu, Kepolisian Inggris memutuskan untuk melepas eks Prince Andrew setelah pemeriksaan 11 jam.
Mengutip NBC, Mountbatten-Windsor terlihat diantar pergi dari Kantor Polisi Aylsham di Norfolk, sekitar 50 mil dari Perumahan Sandringham tempat dia tinggal sekarang.
Kepolisian tak menyebutkan kasus 'Epstein Files', namun mereka menjelaskan terkait 'dugaan tindak pidana pelanggaran jabatan publik'.
Meski begitu, banyak pengamat meyakini bila itu diduga berhubungan langsung dengan Epstein Files.
Nama Prince Andrew sendiri banyak termuat pada Epstein Files. Foto dokumen yang menampilkan Andrew merangkak di atas tubuh wanita muda juga viral.
Terlepas adanya banyak rumor, Departemen Kehakiman AS bulan lalu menunjukkan bahwa Andrew diduga membocorkan informasi rahasia pemerintah kepada Epstein.
Tindakan tersebut diduga terjadi saat ia menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris, posisi yang ia tempati antara tahun 2001 hingga 2011.
Berita Terkait
-
Siapa Prince Andrew? Anggota Kerajaan Ditangkap Usai Dicurigai Terlibat di Epstein Files
-
Manajer Masuk Epstein Files, Chappell Roan Putuskan Hengkang dari Agensi
-
Setelah Franck Ribery, Nama Benzema Juga Muncul di Epstein File? Otoritas Hukum AS Bilang Begini
-
Kronologi Lengkap Kasus Jeffrey Epstein, Seret Nama Pesohor Dunia
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
ZTE dan MyRepublic Luncurkan MyRepublic Air 5G FWA, Perluas Akses Internet Cepat ke Luar Jawa
-
Siapa Prince Andrew? Anggota Kerajaan Ditangkap Usai Dicurigai Terlibat di Epstein Files
-
55 Kode Redeem FF 20 Februari 2026: Banjir Skin Angelic, Bundle Gojo, hingga Diamond Gratis
-
5 Rekomendasi HP Xiaomi Layar Lebar untuk Pengalaman Visual Maksimal
-
Samsung Perkuat Galaxy AI di Galaxy Buds Series, TWS Makin Adaptif untuk Meeting hingga Multibahasa
-
Meta Siapkan Smartwatch Baru 2026, Tantang Apple Watch dan Galaxy Watch?
-
35 Kode Redeem FC Mobile 20 Februari 2026, Spesial Ramadan 2026 Hadiah Pemain OVR 117
-
Kapan Samsung Galaxy A37 dan Galaxy A57 Meluncur? Bocoran Ungkap Timeline Perilisan
-
Bethesda Fokus Garap The Elder Scrolls 6, Proyek Fallout Masih Berjalan
-
Xiaomi QLED TV X Pro 75 Debut dengan Harga Miring, Tawarkan Layar Jumbo dan Fitur Gaming