-
Resident Evil Requiem raih skor pengguna 9.5 dari 10 di Metacritic.
-
Game Capcom ini gabungkan perspektif orang pertama dan ketiga secara cerdas.
-
Streamer Windah Basudara turut mempopulerkan Resident Evil Requiem di Indonesia.
Suara.com - Kurang dari seminggu, Resident Evil Requiem telah menggemparkan dunia game dengan pencapaian yang luar biasa.
Seri utama kesembilan dari franchise horor Capcom ini secara resmi menjadi game dengan peringkat pengguna tertinggi sepanjang masa di Metacritic.
Tak hanya itu, Resident Evil Requiem turut menerima ulasan 'Luar Biasa Positif' dari 42 ribu pengguna di Steam.
Beberapa streamer populer Indonesia seperti Windah Basudara dan RRQ Lemon yang memainkan game tersebut mendulang banyak tontonan dalam beberapa hari terakhir.
Dengan skor pengguna mencapai 9.5 dari 10 di Metacritic, game ini melampaui judul-judul legendaris seperti Metal Gear Solid dan The Witcher 3.
Fenomena tersebut menunjukkan antusiasme penggemar yang luar biasa.
Meski begitu, perlu diingat bahwa skor pengguna terkadang bisa menjadi indikator popularitas ketimbang kualitas murni, mengingat pengguna cenderung memberikan skor ekstrem 10 atau 0.
Namun, ceritanya sedikit berbeda dari sisi kritikus profesional. Resident Evil Requiem mengantongi Metascore keseluruhan yang sangat solid di angka 88.
Meskipun skor ini tidak menempatkannya di jajaran game terbaik sepanjang masa versi kritikus, angka tersebut sudah cukup untuk menjadikannya game dengan rating tertinggi di tahun 2026 sejauh ini, mengalahkan judul-judul besar lain.
Baca Juga: 47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Maret 2026: Kesempatan Raih Bergkamp 117 dan Voucher
Blog gaming ternama seperti Polygon, EuroGamer, dan GameSpot juga memberikan nilai '85+' yang membuat RE Requiem terbukti meyakinkan.
Para kritikus memuji bagaimana game ini secara cerdas menggabungkan dua era Resident Evil yang berbeda menjadi satu paket yang kohesif dan menegangkan.
Kunci dari formula keberhasilan adalah struktur naratif dua protagonis.
Pemain akan merasakan ketidakberdayaan sebagai agen FBI baru, Grace Ashcroft, dalam perspektif orang pertama yang mengingatkan pada horor mencekam Resident Evil 7.
Kemudian, game beralih ke perspektif orang ketiga yang penuh aksi saat mengendalikan Leon S. Kennedy yang lebih berpengalaman, membangkitkan nostalgia Resident Evil 4.
Perpaduan ini menawarkan yang terbaik dari dua dunia: horor lambat dan menakutkan, serta aksi yang cepat dan memacu adrenalin.
Ulasan Resident Evil Requiem dari VGC menyebut game ini "luar biasa tetapi aman," dan menambahkan, "Capcom sekali lagi menghadirkan game Resident Evil yang apik dan indah, hanya saja belum termasuk yang terbaik.”
Pada akhirnya, Resident Evil Requiem berhasil memadukan horor melankolis dengan memuaskan, menciptakan sebuah surat cinta untuk para penggemar setia sekaligus pintu masuk yang solid bagi pemain baru.
Berita Terkait
-
Xiaomi Vision Gran Turismo (GT) Muncul di MWC 2026, Mobil Futuristik ala Game Balap
-
Sebelum Mainkan Requiem, Kenali Timeline Game Resident Evil dan Semua Karakternya
-
Menanti THR MLBB 2026: Ini Hadiah dan Potensi Skin Gratisnya
-
Trailer Anyar Film Mortal Combat 2 Beredar, Johnny Cage Bergabung ke Pertarungan
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan