-
Jiang Xueqin viral karena prediksi akurat mengenai kemenangan Trump dan konflik Iran.
-
Prediksi menyebutkan invasi darat besar-besaran AS ke Iran kemungkinan terjadi tahun 2027.
-
Geografi Iran yang bergunung-gunung dianggap bakal menjadi jebakan maut bagi militer AS.
Suara.com - Seorang pria yang dijuluki 'Profesor Jiang Xueqin' ramai menjadi perbincangan di X setelah beberapa ramalannya tentang perang AS vs Iran terbukti.
Pada salah satu contoh teorinya, Jiang Xueqin memperkirakan bahwa Amerika Serikat bersama sekutu (termasuk Arab Saudi dan Israel) akan menyerang Iran skala penuh (via darat dan udara) pada 2027 mendatang.
Dalam video bertajuk “Geo-Strategy #8: The Iran Trap” dan wawancara lanjutannya, Jiang menjelaskan bahwa ini bukan sekadar serangan udara, melainkan invasi darat yang masif.
Awalnya, beberapa video milik Jiang Xueqin kurang laku dengan tontonan berkisar puluhan ribu serta 100 ribuan view.
Namun, serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari 2026 membuat nama Jiang Xueqin meroket.
Bagaimana tidak, dua dari tiga prediksi yang dikemukakan oleh Jiang sudah menjadi kenyataan.
Pada video yang diunggah Mei 2024, Jiang mengungkap tiga ramalan utama yaitu "Donald Trump memenangkan Pemilu Amerika, AS memulai perang melawan Iran, dan terakhir, AS akhirnya kalah".
Cukup menarik, teori Jiang tersebut disampaikan pada Mei, beberapa bulan sebelum Pemilu AS. Donald Trump sendiri akhirnya memenangkan Pemilu AS pada November 2024.
Jiang menyebutkan teori perang AS vs Iran kala Joe Biden masih menjabat presiden sehingga menuai decak kagum netizen.
Baca Juga: Dampak Perang AS-Iran, Mendag: Bahan Baku Impor Bisa Ikut Tersendat
Video milik Jiang viral setelah ditonton jutaan kali di media sosial. Serangan yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei pada 28 Februari membuat ramalan kedua Jiang Xueqin terbukti.
"Jadi mari kita berpura-pura sekarang bulan Maret 2027, oke? Dan Trump tampil di TV. Dia mengumumkan Operasi Kebebasan Iran, invasi besar-besaran AS ke Iran bersama dengan Israel, Arab Saudi sebagai mitra utamanya. Namun Inggris, Britania Raya, akan terlibat, Australia akan terlibat, UEA akan terlibat, Polandia akan terlibat,” kata Jiang Xueqin dikutip dari video lawas 2024 pada kanal YouTube Predictive History, Jumat (06/03/2026).
Melalui video lawas terpisah, Jiang Xueqin meramalkan perang AS vs Iran dapat dimulai pada kisaran waktu 2026-2029.
Jiang berpendapat, terdapat pihak tertentu yang menginginkan perang, namun AS akhirnya menjadi sang eksekutor.
"Pada masa jabatan kedua Trump, perang dengan Iran akan menjadi prioritas utama. Jika militer AS menolak untuk berperang, maka perang tidak akan terjadi. Meskipun ada kekuatan-kekuatan yang menginginkan perang dengan Iran, pada akhirnya militer AS-lah yang harus melaksanakan perang ini," kata Jiang pada 2024 lalu.
Serangan pada Februari 2026 membuktikan keakuratan prediksi Profesor Jiang Xueqin.
Berita Terkait
-
Bahlil Sebut Stok BBM Cuma 20 Hari, ESDM Buru-buru Redam Panic Buying: Jangan Menimbun!
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
Viral Aksi eks Marinir AS Tolak Perang di Sidang, Diamankan Petugas sampai Tangannya Patah
-
Konvoi Mobil Zig-zag di Tol Becakayu Bikin Resah, Polisi: Identitas Pelaku Dikantongi
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen
-
Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual
-
BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif
-
JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik