- Konvoi mobil dengan manuver zig-zag di Jalan Tol Becakayu, Kalimalang, Jakarta Timur, menjadi viral di media sosial.
- Ditlantas Polda Metro Jaya telah mengidentifikasi kendaraan pelaku melalui rekaman CCTV dan nomor polisi terdaftar.
- Polisi akan menindaklanjuti dengan mendatangi pengemudi untuk memberikan teguran dan pembinaan keselamatan berkendara.
Suara.com - Aksi konvoi mobil dengan manuver zig-zag di ruas Jalan Tol Becakayu, kawasan Kalimalang, Jakarta Timur, viral di media sosial. Video terkait aksi itu salah satunya diunggah akun Instagram @dashcamindonesia.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat sejumlah mobil melaju beriringan sambil berpindah jalur secara zig-zag di jalan tol.
"Aksi berbahaya di jalan raya kembali terekam kamera warga. Sejumlah kendaraam roda empat kedapatan melakukan konvoi dengan gaya meliak-liuk atau zig-zag di ruas tol becakayu, Kalimalang, Jakarta Timur," tulisnya.
Menanggapi video viral tersebut, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya langsung melakukan penelusuran melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Satuan Patroli Jalan Raya atau Kasat PJR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Reiki Indra Brata Manggala mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat berdasarkan nomor pelat kendaraan.
"Sudah kami identifikasi untuk kendaraanya melalui CCTV dan sudah kami dapat datanya sesuai nomor polisi yang terdaftar," ujar Reiki saat dikonfirmasi, Jumat (6/3/2026).
Polisi rencanaya akan mendatangi para pengemudi kendaraan tersebut untuk memberikan teguran serta pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang.
Rieki juga mengingatkan para pengendara untuk tidak melakukan aksi berbahaya di jalan tol karena dapat membahayakan pengguna jalan lain.
"Harapan kami kejadian ini tidak terulang kembali, karena dapat menggangu kenyamanan pengguna jalan lainnya," jelasnya.
Baca Juga: Geger Kabar Bupati Kutai Timur Beli Ambulans Rp9 Miliar, Pemkab Kutim Beri Klarifikasi
Berita Terkait
-
Geger Kabar Bupati Kutai Timur Beli Ambulans Rp9 Miliar, Pemkab Kutim Beri Klarifikasi
-
Bocah SD 'Roasting' Prabowo Subianto Pakai Istilah Politik Sensitif, Antek Asing Ikut Diucap
-
Viral Nakes Girang Pindahkan 'Bayi Jelek'
-
"Tuhan Yesus Sayang Kamu, Takjil Gratis Picu Perdebatan Soal Toleransi
-
Kurir Ekstasi Diciduk di Depan Mal PGC, Polisi Sita 2.000 Pil Siap Edar!
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Kota Yogyakarta Catat 6 Kasus Positif Campak, Dinkes Sebut Masih Ada Warga Anti Vaksin
-
MAKI: KPK Perlu Terapkan Pasal TPPU untuk Jerat Suami dan Anak Fadia Arafiq
-
Kolega di Golkar 'Semprot' Bupati Fadia: Kalau Tak Tahu Birokrasi, Tanya Kemendagri!
-
Aliansi Mahasiswa Demo di DPR Tolak BoP dan Serukan Lawan Imperialisme, Ribuan Polisi Disiagakan
-
Tragedi Jumat Pagi di Jalur Transjakarta: Pemotor Tewas Usai Menghantam Pembatas Jalan
-
Alarm Bahaya BPBD Menyala, Cuaca Ekstrem Kepung Jakarta hingga 12 Maret
-
Tinggal Lapor ke Prabowo, Komisi Reformasi Polri: Ada 8 Perpol dan 24 Perkap Harus Direvisi
-
Berlumur Lumpur ke Pengadilan: Mengapa Masyarakat Adat Malind Menggugat Proyek Jalan PSN di Merauke?
-
Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru Madrasah Secara Bertahap Mulai Pekan Ini
-
Bareskrim Polri Kembali Periksa Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Toraja Senin Depan!