- Meta proaktif menghapus lebih dari 159 juta iklan penipuan sepanjang tahun terakhir, 92% di antaranya dideteksi sebelum ada laporan.
- Meta berkolaborasi dengan Polri dan lembaga internasional membongkar jaringan penipuan Asia Tenggara, menonaktifkan 150.000 akun.
- WhatsApp meluncurkan fitur peringatan tautan perangkat baru untuk mencegah pengguna menjadi korban penipuan daring.
Suara.com - Upaya memerangi penipuan online terus diperkuat oleh Meta melalui kombinasi teknologi baru dan kerja sama dengan aparat penegak hukum di berbagai negara.
Sepanjang tahun terakhir, perusahaan teknologi tersebut mengungkap telah menghapus lebih dari 159 juta iklan penipuan dari platformnya.
Menariknya, sekitar 92 persen iklan scam tersebut berhasil ditindak secara proaktif bahkan sebelum dilaporkan oleh pengguna.
Selain itu, Meta juga menghapus lebih dari 59 juta konten bermasalah di platform Facebook dan Instagram yang melanggar kebijakan terkait penipuan dan praktik menyesatkan.
Sekitar 90 persen di antaranya dihapus lebih dulu sebelum ada laporan dari pengguna.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Meta untuk meningkatkan keamanan pengguna di tengah maraknya kejahatan digital lintas negara.
Meta dan Polri Bongkar Jaringan Penipuan Asia Tenggara
Meta juga terlibat dalam operasi internasional untuk membongkar jaringan penipuan di Asia Tenggara bersama berbagai lembaga penegak hukum, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Operasi ini merupakan bagian dari Joint Disruption Week, yang dipimpin oleh unit anti-penipuan siber milik Royal Thai Police. Dalam operasi tersebut, tim investigasi Meta menonaktifkan lebih dari 150.000 akun yang diduga terkait dengan pusat penipuan digital.
Baca Juga: 7 Hero Mobile Legends Paling Kuat dan Mematikan, Suyou dan Zhuxin Tak Terbendung
Informasi yang dibagikan Meta kepada aparat penegak hukum juga membantu proses investigasi hingga menghasilkan 21 penangkapan oleh pihak kepolisian Thailand.
Chris Sonderby, Wakil Presiden sekaligus Wakil Penasihat Hukum Utama Meta, mengatakan kerja sama lintas negara menjadi kunci untuk melawan jaringan penipuan yang semakin kompleks.
“Kami bangga dapat bermitra dengan Kepolisian Kerajaan Thailand, FBI, dan berbagai lembaga penegak hukum lainnya untuk memerangi jaringan penipuan yang semakin canggih ini," ujarnya dalam keterangan resminya, Sabtu (14/3/2026).
Dia menjelaskan, dengan berbagi informasi dan koordinasi yang kuat, dapat membuat kemajuan nyata dalam melumpuhkan aktivitas kriminal hingga ke sumbernya.
Ia menambahkan bahwa Meta akan terus berinvestasi dalam teknologi keamanan dan memperluas kolaborasi internasional agar dapat tetap selangkah lebih maju dari pelaku kejahatan digital.
Polri: Kolaborasi Global Penting Lawan Kejahatan Siber
Berita Terkait
-
Bocoran 3 Produk Futuristik Apple: Ada Kacamata Pintar, AirPods Berkamera, dan Liontin AI
-
Pertama Kali, WhatsApp Call Pelanggan IM3 Aman dari Spam dan Scam
-
Perang Melawan Scam: AI Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Digital dalam 6 Bulan
-
Geger Dugaan Kebocoran Data Instagram, Komdigi Panggil Meta: "Keamanan Data Adalah Harga Mati!"
-
Heboh Email Reset Kata Sandi Instagram, Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
5 HP Murah dengan Memori UFS, Anti Lemot saat Buka Banyak Aplikasi
-
Poco F8 Pro Buktikan Gaming Rata Kanan: Snapdragon 8 Elite, Baterai 6210mAh, Siap Libas Game Berat
-
Babak Terakhir di Night City, CDPR Umumkan Tak Ada Lagi DLC untuk Cyberpunk 2077
-
Xiaomi Pad 8 Series: Tablet Android Pertama dengan PC-Level WPS Office untuk Kerja Profesional
-
5 Rekomendasi HP Baterai 7.000 mAh Termurah 2026, Kuat 2 Hari Tanpa Charger
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Maret 2026: Raih 20 Ribu Gems dan Kilas Balik 115-117
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
-
Honor X80 GT Dirumorkan Bawa Baterai 13.080 mAh, Siap Guncang Industri Ponsel!
-
45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
-
LG Rilis UltraGear OLED Anyar, Monitor Gaming dengan Refresh Rate 720 Hz