- PT ITSEC Asia Tbk mengingatkan peningkatan kewaspadaan terhadap penipuan digital saat Ramadan hingga Idulfitri 2026.
- Modus penipuan meliputi donasi palsu, promo fiktif, dan pemanfaatan AI untuk membuat serangan lebih meyakinkan.
- Meskipun serangan siber menurun, sektor pemerintah menjadi target terbanyak insiden keamanan digital pada periode tersebut.
Serangan Makin Canggih dengan Bantuan AI
ITSEC juga mencatat bahwa pelaku kejahatan siber semakin memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membuat serangan mereka terlihat lebih meyakinkan.
Dengan teknologi ini, pelaku dapat membuat pesan phishing dengan bahasa yang sangat natural sehingga tampak seperti komunikasi resmi dari bank atau institusi pemerintah. Selain itu, mereka juga mampu membuat situs web palsu yang sangat mirip dengan layanan asli.
Bahkan, beberapa serangan kini memanfaatkan teknologi voice cloning dan deepfake untuk meniru identitas seseorang, sehingga semakin sulit bagi masyarakat untuk membedakan komunikasi asli dan palsu.
Sektor Pemerintah Jadi Target Terbanyak
Dalam periode pemantauan antara 18 Februari hingga 13 Maret 2026, sektor pemerintah tercatat sebagai target serangan terbanyak dengan total 56 insiden. Mayoritas kasus berkaitan dengan kebocoran data dan defacement situs.
Selain pemerintah, sejumlah sektor lain yang juga mengalami insiden keamanan siber meliputi pendidikan, layanan keuangan, logistik, perdagangan, hingga organisasi sosial.
Tips Aman dari Penipuan Digital
Untuk membantu masyarakat menghindari risiko penipuan selama Ramadan dan Idulfitri, ITSEC memberikan beberapa rekomendasi keamanan digital:
Baca Juga: AI Dimanfaatkan Hacker, Phishing dan Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi
- Selalu memverifikasi tautan, nomor rekening, atau QRIS sebelum melakukan transaksi atau donasi
- Menghindari mengunduh file APK dari pesan WhatsApp, SMS, atau email yang tidak dikenal
- Mengaktifkan two factor authentication (2FA) pada akun penting seperti email dan mobile banking
- Memeriksa nama penerima sebelum menyelesaikan pembayaran QRIS
- Menggunakan solusi perlindungan keamanan digital untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan dan melindungi perangkat
Menurut Patrick, keamanan digital tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau organisasi, tetapi juga seluruh masyarakat sebagai pengguna teknologi.
“Dengan meningkatkan kesadaran dan menerapkan langkah perlindungan yang tepat, kita dapat bersama-sama menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi semua,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Paspor hingga Kartu Identitas Dijual Mulai Rp250 Ribuan di Dark Web
-
Ancaman Siber Naik Level, ITSEC dan ADIGSI Bentuk Gerakan Nasional
-
Waspada! Serangan Phishing Lewat Kode QR Meledak hingga 5 Kali Lipat di Paruh Kedua 2025
-
Grok Resmi Diblokir Sementara di Indonesia, Komdigi Soroti Ancaman Deepfake Seksual
-
Apa Itu Deepfake? Teknologi AI yang Bikin Para Artis dan Warga X Ramai Kirim Pesan ke Grok
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
56 Kode Redeem FF Terbaru 17 Maret 2026: Klaim M1014, XM8 Blizzard Blaze, dan Masih Banyak Lagi
-
Terpopuler: 7 Prompt AI Gambar Ucapan Idulfitri, Tips Menghemat Baterai HP saat Mudik
-
iNews TV Dijatuhi Sanksi oleh KPI, Buntut Pernyataan Abu Janda di 'Rakyat Bersuara'
-
10 Caption Lebaran Singkat dan Estetik, Cocok untuk Status Media Sosial
-
5 Tips Penyelamat agar Baterai HP Tetap Awet Sepanjang Mudik Lebaran 2026
-
4 HP 2025 yang Masih Worth It Dibeli untuk Lebaran 2026 Versi David GadgetIn, Mulai Rp1 Jutaan
-
Dibekali WPS Office Rasa PC, Xiaomi Pad 8 Series Cocok untuk WFA?
-
POCO F8 Pro Bawa Snapdragon 8 Elite, Rahasia Libas Game Grafis Rata Kanan
-
Infinix SMART 20: Tipis, Baterai Tahan Lama, dan Tetap Smooth di Kelas Rp1 Jutaan
-
7 HP Murah Harga Rp1 Jutaan yang Awet untuk Pemakaian Lama, Spek Juara!