- Tim Kaspersky menemukan kampanye malware Android berbahaya yang menyamar sebagai aplikasi Starlink resmi melalui situs phishing palsu.
- Trojan BeatBanker mencuri data sensitif, menambang kripto, serta mengendalikan perangkat korban dari jarak jauh secara tidak sah.
- Serangan ini awalnya menargetkan pengguna di Brasil namun berpotensi menyebar ke berbagai negara dengan teknik yang canggih.
Suara.com - Tim riset Kaspersky mengungkap kampanye malware Android terbaru yang menyamar sebagai aplikasi Starlink.
Malware ini diketahui membawa Trojan berbahaya bernama BeatBanker yang mampu mencuri data hingga mengendalikan perangkat korban dari jarak jauh.
Menurut laporan tim Global Research and Analysis Team (GReAT), serangan ini awalnya menargetkan pengguna di Brasil, namun berpotensi meluas ke negara lain.
Penyerang menyebarkan aplikasi Starlink palsu melalui situs phishing yang meniru tampilan Google Play Store. Setelah diunduh, aplikasi tersebut menampilkan antarmuka mirip toko aplikasi resmi untuk mengelabui korban.
Pengguna kemudian diminta menekan tombol “Perbarui”, yang sebenarnya memicu instalasi malware tambahan secara diam-diam.
Bisa Tambang Kripto dan Kendalikan HP
Trojan BeatBanker tidak hanya berfungsi sebagai malware perbankan, tetapi juga menjalankan penambang kripto Monero di latar belakang perangkat.
“Awalnya kami melihat BeatBanker didistribusikan dengan kedok aplikasi layanan publik, aplikasi ini menginstal Trojan perbankan selain penambang kripto,” ujar Fabio Assolini.
Ia menambahkan bahwa varian terbaru kini lebih berbahaya.
Baca Juga: 40 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Kaspersky Ungkap Ancaman dari USB hingga Laptop
“Para penyerang tampaknya menggunakan umpan baru dengan aplikasi Starlink untuk menjangkau lebih banyak korban dari berbagai negara,” katanya dalam keterangan resminya, Sabtu (4/4/2026).
Selain itu, malware ini juga memasang RAT (Remote Access Trojan) bernama BTMOB yang memungkinkan pelaku mengontrol perangkat secara penuh.
Dengan RAT tersebut, pelaku dapat mencuri PIN, pola, dan password layer, mengakses kamera depan dan belakang, melacak lokasi GPS secara real-time, dan mengumpulkan data sensitif pengguna tanpa disadari.
Tak hanya itu, malware ini juga mampu menyembunyikan notifikasi sistem dan memberikan izin secara otomatis tanpa diketahui pengguna.
Uniknya, BeatBanker menggunakan teknik tidak biasa untuk bertahan di perangkat, yaitu dengan memutar file audio yang hampir tidak terdengar agar sistem tidak menghentikan prosesnya.
Metode ini membuat malware tetap aktif di latar belakang dan sulit dihapus oleh pengguna.
Kaspersky mendeteksi malware ini dengan kode seperti HEUR:Trojan-Dropper.AndroidOS.BeatBanker, dan mengingatkan pengguna untuk selalu berhati-hati saat mengunduh aplikasi, terutama dari sumber tidak resmi.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa serangan siber semakin canggih, bahkan dengan menyamar sebagai layanan populer seperti Starlink.
Pengguna disarankan hanya mengunduh aplikasi dari sumber resmi dan selalu memeriksa izin aplikasi sebelum menginstal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Panduan Membersihkan Layar TV Led yang Benar, Jangan Pakai Sembarang Kain
-
6 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan, Andalan untuk Ojek Online hingga Pelajar
-
Gampang Banget, Begini Cara Bikin Caption Berbeda di Tiap Foto Carousel Instagram
-
3 HP Midrange Alternatif Samsung Galaxy A57, Fitur Canggih Harga Beda Tipis
-
20 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Juli 2026, Klaim Pemain OVR Tinggi dan Star Shards Gratis
-
5 Rekomendasi HP Baterai 6000 mAh Rp1 Jutaan, Awet Seharian untuk Gaming hingga Streaming
-
6 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Terbaik Harga Rp5 Jutaan, Spek dan Performa Juara
-
Mulai 19 Juli 2026 Cara Daftar Kartu Perdana Berubah Total! Simak Aturannya
-
Adu Kamera Samsung S26 Ultra vs Oppo Find X9 Ultra, Mana yang Lebih Cakep?
-
4 HP Samsung Galaxy A Series Termurah Juli 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan