Suara.com - Poco X8 Pro Max dan Poco X8 Pro resmi diperkenalkan di Indonesia pada 2 April 2026, setelah sebelumnya diluncurkan secara global pada pertengahan Maret 2026. Kedua perangkat ini merupakan bagian dari Poco X8 Series yang membawa konsep “Speed to the Max”, yaitu performa yang cepat, stabil, dan responsif untuk menunjang berbagai aktivitas, terutama bermain game.
Pihak Poco Indonesia menjelaskan bahwa seri X dikenal sebagai lini dengan performa tinggi. Pada generasi terbaru ini, Poco tidak hanya meningkatkan kecepatan, tetapi juga memberikan nilai tambah dari segi fitur dan pengalaman pengguna.
Secara keseluruhan, spesifikasi Poco X8 Pro dan Poco X8 Pro Max tidak memiliki banyak perbedaan. Perbedaan utama terletak pada ukuran layar, chipset, dan kapasitas baterai. Kedua ponsel ini juga sudah dilengkapi fitur reverse charging 27 watt yang memungkinkan perangkat digunakan untuk mengisi daya gadget lain.
Dari segi harga, Poco X8 Pro Max dibanderol lebih tinggi karena memiliki spesifikasi yang lebih unggul. Sementara itu, Poco X8 Pro hadir sebagai versi yang lebih terjangkau tetapi tetap menawarkan performa yang kuat.
Harga Poco X8 Pro dan X8 Pro Max di Indonesia Di Indonesia
Poco X8 Pro dan X8 Pro Max dijual dengan harga sebagai berikut:
Poco X8 Pro:
- Poco X8 Pro varian 8 GB/256 GB: Rp 4.999.000
- Poco X8 Pro varian 8 GB/512 GB: Rp 5.399.000
- Poco X8 Pro varian 12 GB/512 GB: Rp 5.799.000
Poco X8 Pro Max
- Poco X8 Pro Max varian 12 GB/256 GB: Rp 6.699.000
- Poco X8 Pro Max varian 12 GB/512 GB: Rp 7.199.000
Spesifikasi Poco X8 Pro Max
Poco X8 Pro Max merupakan varian paling tinggi di seri ini. Smartphone ini menggunakan chipset MediaTek Dimensity 9500s dengan fabrikasi 3 nm, CPU Octa Core dengan kecepatan hingga 3,73 GHz, serta GPU Immortalis-G925 MC12. Untuk menjaga suhu tetap stabil, ponsel ini dilengkapi sistem pendingin 3D IceLoop seluas 5.800 mm persegi yang diklaim mampu menurunkan suhu chipset hingga 3 derajat Celcius.
Layarnya menggunakan panel AMOLED berukuran 6,83 inci yang sudah dilindungi Corning Gorilla Glass 7i. Layar tersebut memakai panel flagship M10 dengan tingkat kecerahan hingga 3.500 nits, serta dilengkapi teknologi PWM dimming 3840 Hz dan sertifikasi TÜV Rheinland agar lebih nyaman di mata.
Baca Juga: Motorola Edge 70 Fusion Bersiap ke Indonesia, Bakal Tantang POCO X8 Pro
Di sektor memori, perangkat ini menggunakan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1 dengan pilihan 12 GB/256 GB dan 12 GB/512 GB. Dari segi desain, ponsel ini memiliki bodi datar berbahan logam dengan bagian belakang fiberglass serta lampu RGB dinamis yang dapat menyala dalam delapan warna sebagai notifikasi, indikator panggilan, dan efek sinkronisasi musik.
Untuk kamera, Poco X8 Pro Max dibekali kamera utama 50 MP dengan sensor Light Fusion 600 dan OIS, serta kamera ultrawide 8 MP. Kamera depannya beresolusi 20 MP dan mampu merekam video hingga 4K 60 fps. Ponsel ini juga memiliki fitur fotografi berbasis AI seperti UltraSnap, Dynamic Shots, dan AI Creativity Assistant. Selain itu, tersedia speaker stereo Hi-Res Audio, Dolby Atmos, serta sertifikasi IP66, IP68, dan IP69K yang membuatnya tahan debu dan air.
Spesifikasi Poco X8 Pro
Poco X8 Pro hadir dengan ukuran layar yang lebih kecil, yaitu 6,59 inci, tetapi masih menggunakan panel yang sama seperti versi Pro Max.
Desainnya juga mirip dengan bodi datar dan modul kamera berbentuk kapsul, namun bagian belakangnya menggunakan material kaca, bukan fiberglass. Ponsel ini juga dilengkapi lampu RGB dinamis yang berfungsi sebagai notifikasi dan efek visual.
Dari sisi performa, Poco X8 Pro ditenagai chipset Dimensity 8500 Ultra dengan fabrikasi 4 nm, CPU Octa Core dengan kecepatan hingga 2,2 GHz, serta GPU Mali-G720 MC8. Untuk sektor kamera, spesifikasinya hampir sama dengan versi Pro Max, yaitu kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX882 yang sudah mendukung OIS dan kamera ultrawide 8 MP.
Ponsel ini juga dilengkapi fitur fotografi AI seperti UltraSnap, Dynamic Shots, dan AI Creativity Assistant. Dari segi ketahanan, perangkat ini sudah dilindungi Corning Gorilla Glass 7i serta memiliki sertifikasi IP66, IP68, dan IP69K sehingga tahan terhadap debu dan air.
Dari sisi software, baik Poco X8 Pro maupun Poco X8 Pro Max sama-sama menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16, mendukung HyperConnect, fitur AI seperti Google Gemini dan Circle to Search, serta fitur komunikasi offline untuk panggilan suara tanpa jaringan seluler.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Indeks CFX10 Melambung Tinggi ke Level 917,67, Ethreum Lagi Naik Daun
-
MBG Tetap Dibagikan Meski Siswa Pekanbaru Diliburkan Imbas Asap Karhutla
-
167 Bangunan Hangus, Ini 4 Tahap Skenario Pemerintah Pulihkan Desa Adat Sade
-
Prabowo Ancam Cabut Izin Korporasi yang Terlibat Pembakaran Hutan untuk Buka Lahan
-
Giant Sea Wall Pantura Jawa: Solusi Banjir Rob atau Masalah Baru?
-
Rekening Donasi Demo Diblokir, Dosen UGM: Tindakan Abusif Penguasa dan Melawan Hukum
-
Pramono Anung Buka Suara Soal Tarif Parkir Rp60 Ribu/Jam di Jakarta
-
Gelombang Laut Selatan DIY Bisa Capai 4 Meter, Nelayan dan Wisatawan Diminta Waspada
-
3 Rice Cooker Murah nan Imut yang Wajib Dimiliki Anak Kos, Daya Cuma 200 Watt!
-
Dari Lasagna Kimpul hingga Cheesecake Ubi: Modernisasi Pangan Lokal Agar Tak Sekadar Alternatif