- Label klasifikasi IGRS di platform Steam wilayah Indonesia resmi dicabut per tanggal 6 April 2026 pagi.
- Pihak IGRS menarik label tersebut karena mekanisme self-declare gim belum melalui proses verifikasi data secara menyeluruh.
- Sistem rating di Steam kini dikembalikan ke standar PEGI sampai proses audit dan sinkronisasi data selesai dilakukan.
Suara.com - Jagat maya, khususnya komunitas pencinta gim di tanah air, tengah dihebohkan dengan hilangnya label klasifikasi dari Indonesia Game Rating System (IGRS) di platform distribusi digital, Steam.
Fenomena ini memicu tanda tanya besar setelah sebelumnya label tersebut sempat muncul secara masif pada 4 April 2026.
Munculnya rating IGRS di Steam awalnya menjadi buah bibir lantaran ditemukannya banyak ketidaksinkronan antara klasifikasi usia yang diberikan dengan konten aktual di dalam gim.
Namun, berdasarkan pantauan terkini pada Senin (6/4/2026) pagi, label-label khas Indonesia tersebut terpantau sudah tidak lagi menghiasi laman toko Steam untuk wilayah Indonesia.
Hingga pukul 13.00 WIB hari ini, logo rating IGRS yang sebelumnya tersemat sebagai panduan batasan umur bagi konsumen lokal telah raib. Sebagai gantinya, platform milik Valve tersebut mengembalikan sistem klasifikasi ke standar Pan European Game Information (PEGI).
Perubahan ini tidak hanya terjadi pada satu atau dua judul gim saja. Berdasarkan penelusuran mandiri dan laporan dari berbagai forum komunitas gamer, seluruh judul yang sebelumnya telah mendapatkan label IGRS kini kembali menggunakan sistem rating internasional.
Salah satu contoh yang paling mencolok adalah pada laman gim Persona 5 Royal. Jika sebelumnya gim ini sempat menampilkan logo IGRS, kini informasi tersebut telah hilang sepenuhnya dan digantikan kembali oleh ikon PEGI.
Masalah Verifikasi dan Mekanisme Self-Declare
Menanggapi kegaduhan yang terjadi, pihak Indonesia Game Rating System akhirnya memberikan penjelasan resmi. Hilangnya label tersebut diduga berkaitan dengan proses verifikasi data yang belum tuntas.
Baca Juga: Setelah Romeo, Grasshopper Siap Rilis Game Baru Lagi Tahun Ini
Secara garis besar, IGRS menyatakan bahwa kemunculan rating yang sempat terlihat di Steam belum sepenuhnya melewati proses validasi resmi dari badan mereka.
Ketidaksesuaian konten yang diprotes oleh netizen disinyalir terjadi karena mekanisme pemberian informasi rating masih mengandalkan sistem self-declare atau pernyataan mandiri dari internal platform.
IGRS menuai sorotan setelah beberapa game yang seharusnya di-rating game dewasa justru menerima rating anak-anak.
Proses verifikasi manual dan autentik oleh otoritas Indonesia diakui belum berjalan secara menyeluruh terhadap ribuan judul yang ada di katalog Steam. Hal inilah yang menyebabkan label tersebut ditarik kembali guna menghindari kerancuan informasi bagi konsumen.
Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah pencabutan label IGRS di Steam bersifat permanen atau hanya penghentian sementara untuk keperluan sinkronisasi data.
Mengingat Steam sebelumnya telah mengumumkan rencana integrasi rating lokal khusus untuk pengguna di wilayah Indonesia, kemungkinan besar fitur ini akan kembali hadir setelah proses audit dan verifikasi data selesai dilakukan.
Berita Terkait
-
Apa Itu IGRS? Viral Usai Game Populer Kena Blokir
-
Jangan Sampai Kelewatan! 7 Judul Terbaik Steam Spring Sale yang Harganya Hampir Gratis
-
Bantu Kenali Mekanisme Bos World of Warcraft, Game Steam Gratis Ini Jadi Tempat Latihan
-
Sepupuku Seorang Ahli Matematika: Menghitung Angka di Bumi Hingga Antariksa
-
Crimson Desert Rilis Pekan Depan, Game RPG Menarik Anyar dengan Grafis Ciamik
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
6 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan, Andalan untuk Ojek Online hingga Pelajar
-
Gampang Banget, Begini Cara Bikin Caption Berbeda di Tiap Foto Carousel Instagram
-
3 HP Midrange Alternatif Samsung Galaxy A57, Fitur Canggih Harga Beda Tipis
-
20 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Juli 2026, Klaim Pemain OVR Tinggi dan Star Shards Gratis
-
5 Rekomendasi HP Baterai 6000 mAh Rp1 Jutaan, Awet Seharian untuk Gaming hingga Streaming
-
6 Pilihan HP 5G RAM 12 GB Terbaik Harga Rp5 Jutaan, Spek dan Performa Juara
-
Mulai 19 Juli 2026 Cara Daftar Kartu Perdana Berubah Total! Simak Aturannya
-
Adu Kamera Samsung S26 Ultra vs Oppo Find X9 Ultra, Mana yang Lebih Cakep?
-
4 HP Samsung Galaxy A Series Termurah Juli 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Harga HP Naik Terus? Ini Waktu Terbaik Ganti HP Baru Menurut David GadgetIn