Tekno / Game
Senin, 06 April 2026 | 13:58 WIB
Rating usia IGRS. [ist]
Baca 10 detik
  • Label klasifikasi IGRS di platform Steam wilayah Indonesia resmi dicabut per tanggal 6 April 2026 pagi.
  • Pihak IGRS menarik label tersebut karena mekanisme self-declare gim belum melalui proses verifikasi data secara menyeluruh.
  • Sistem rating di Steam kini dikembalikan ke standar PEGI sampai proses audit dan sinkronisasi data selesai dilakukan.

Suara.com - Jagat maya, khususnya komunitas pencinta gim di tanah air, tengah dihebohkan dengan hilangnya label klasifikasi dari Indonesia Game Rating System (IGRS) di platform distribusi digital, Steam.

Fenomena ini memicu tanda tanya besar setelah sebelumnya label tersebut sempat muncul secara masif pada 4 April 2026.

Munculnya rating IGRS di Steam awalnya menjadi buah bibir lantaran ditemukannya banyak ketidaksinkronan antara klasifikasi usia yang diberikan dengan konten aktual di dalam gim.

Namun, berdasarkan pantauan terkini pada Senin (6/4/2026) pagi, label-label khas Indonesia tersebut terpantau sudah tidak lagi menghiasi laman toko Steam untuk wilayah Indonesia.

Hingga pukul 13.00 WIB hari ini, logo rating IGRS yang sebelumnya tersemat sebagai panduan batasan umur bagi konsumen lokal telah raib. Sebagai gantinya, platform milik Valve tersebut mengembalikan sistem klasifikasi ke standar Pan European Game Information (PEGI).

Perubahan ini tidak hanya terjadi pada satu atau dua judul gim saja. Berdasarkan penelusuran mandiri dan laporan dari berbagai forum komunitas gamer, seluruh judul yang sebelumnya telah mendapatkan label IGRS kini kembali menggunakan sistem rating internasional.

Salah satu contoh yang paling mencolok adalah pada laman gim Persona 5 Royal. Jika sebelumnya gim ini sempat menampilkan logo IGRS, kini informasi tersebut telah hilang sepenuhnya dan digantikan kembali oleh ikon PEGI.

Masalah Verifikasi dan Mekanisme Self-Declare

Menanggapi kegaduhan yang terjadi, pihak Indonesia Game Rating System akhirnya memberikan penjelasan resmi. Hilangnya label tersebut diduga berkaitan dengan proses verifikasi data yang belum tuntas.

Baca Juga: Setelah Romeo, Grasshopper Siap Rilis Game Baru Lagi Tahun Ini

Secara garis besar, IGRS menyatakan bahwa kemunculan rating yang sempat terlihat di Steam belum sepenuhnya melewati proses validasi resmi dari badan mereka.

Ketidaksesuaian konten yang diprotes oleh netizen disinyalir terjadi karena mekanisme pemberian informasi rating masih mengandalkan sistem self-declare atau pernyataan mandiri dari internal platform.

IGRS menuai sorotan setelah beberapa game yang seharusnya di-rating game dewasa justru menerima rating anak-anak.

Proses verifikasi manual dan autentik oleh otoritas Indonesia diakui belum berjalan secara menyeluruh terhadap ribuan judul yang ada di katalog Steam. Hal inilah yang menyebabkan label tersebut ditarik kembali guna menghindari kerancuan informasi bagi konsumen.

Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah pencabutan label IGRS di Steam bersifat permanen atau hanya penghentian sementara untuk keperluan sinkronisasi data.

Mengingat Steam sebelumnya telah mengumumkan rencana integrasi rating lokal khusus untuk pengguna di wilayah Indonesia, kemungkinan besar fitur ini akan kembali hadir setelah proses audit dan verifikasi data selesai dilakukan.

Load More