- LG Electronics menyesuaikan teknologi perangkat rumah pintar sesuai kondisi iklim dan kebutuhan masyarakat lokal di Indonesia.
- Perusahaan menerapkan teknologi berbasis AI dan inverter untuk meningkatkan efisiensi energi serta daya tahan produk elektronik.
- LG menargetkan Indonesia sebagai pasar kunci melalui pengembangan ekosistem rumah pintar berbasis kecerdasan buatan bagi konsumen.
Suara.com - Teknologi yang terus berkembang tetap harus diadaptasi sesuai dengan kebutuhan lokal agar memberikan dampak baik kepada masyarakatnya.
Hal ini menjadi perhatian LG Electronic dalam menerapkan teknologi terbaru di dalam berbagai perangkat rumah pintarnya. LG menekankan pentingnya adaptasi produk sesuai karakteristik pasar lokal.
Di Indonesia, misalnya, kondisi iklim panas dan curah hujan tinggi menjadi faktor penting dalam pengembangan produk.
“Kami menghadirkan solusi seperti berbagai jenis es pada kulkas, termasuk craft ice berbentuk bulat. Selain itu, dispenser air dan es juga dirancang agar bisa digunakan tanpa membuka pintu, sehingga lebih efisien,” jelas Sunghan Kim, VP HS Asia Sales & Marketing Division Lead at LG Electronics dalam ajang LG InnoFest 2026 APAC di Busan, Korea Selatan, Rabu (8/4/2026).
Di sisi lain, konsumen Indonesia dikenal sangat sensitif terhadap konsumsi listrik dan daya tahan produk.
Dia mengungkapkan bahwa kedua hal tersebut harus berjalan seiring, tanpa pengorbanan salah satunya.
"LG terkenal dengan durability produk dan konsistensinya karena ini adalah bagian dari K-Tech, yang tidak dibangun dalam satu atau dua tapi selama bertahun-tahun," ungkapnya.
Sunghan Kim melihat, berkat konsistensi dan komitmen ini masyarakat memahami kemampuan dan kekuatan K-Tech.
Meskipun demikian, di saat yang sama, semakin banyak orang berpikir tentangefisiensi pemanfaatan listrik.
Baca Juga: Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
"Jadi, kami berusaha untuk memberikan penyelesaian yang lebih efisien. Seperti, dengan menghadirkan teknologi AI Features, AI Saving, AI Wash, yang akan memperbaiki konsumsi energi, danperlindungan kain, dengan menggunakan listrik, dan air, dan di saat yang sama lebih efisien," jelasnya.
Dia juga menyampaikan semua itu tidak sekedar hanya AI tapi juga performa dari produk yang dihadirkan.
"Jadi dari K-Tech yang telah kita miliki, yag diterapkan pada teknologi direct drive, teknologi inverter, dan teknologi heat pump, semuanya tergantung bagaimana kitabisa menyimpan lebih banyak energi, agar pengguna dapat lebih banyak manfaat," beber Sunghan Kim.
LG melihat peluang besar dengan edukasi pasar dan pendekatan berbasis manfaat di pasar Indonesia.
“Jika konsumen mulai merasakan manfaatnya, adopsi akan meningkat. Ini yang terjadi di Korea dalam beberapa tahun terakhir,” tambahnya.
AI Home Ecosystem Jadi Masa Depan
Berita Terkait
-
LG Edukasi Anak-anak Ubah Sampah Elektronik jadi Karya Bernilai
-
LG K-Wave Festival: Belajar K-Pop Dance, Masak Makanan Korea, Hangeul, dan Gratis!
-
LG AI Home di IFA 2025, Berbagai Inovasi Terbaru Beri Kenyamanan lewat Kecerdasan Buatan
-
LG Punya Vacuum Cleaner Bisa Kosongkan Debu Sendiri? Ini Dia Kecanggihan CordZero A9T!
-
LG Swing: Monitor Pintar Tanpa PC, Layar Sentuh 4K untuk Kreator dan Profesional
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
38 Kode Redeem FF Terbaru 26 Mei 2026: Jangan Salah Pilih, Ada SG2 Trouble Maker
-
Pabrik Kulkas Terbesar di Indonesia Resmi Beroperasi, Kapasitas Tembus 2 Juta Unit
-
Terpopuler: HP Rp2 Jutaan Baterai Raksasa, Midrange Rasa Flagship Premium Paling Dicari 2026
-
Canon EOS R6 V Resmi di Indonesia, Kamera Full-Frame 7K Open Gate untuk Kreator Konten Modern
-
LG Bawa Tren Housewarming Ala Korea ke Indonesia, Pamer Teknologi AI Rumah Tangga Super Canggih
-
Era Baru Industri Penerbangan Indonesia, Teknologi Cloud dan AI Dipakai Kelola Operasional
-
Honor WIN Turbo Resmi Tebar Ancaman, Baterai 10.000mAh Bisa Main Game 14 Jam Nonstop
-
Epic Games Pamerkan Unreal Engine 6, Grafis Rocket League Makin Ciamik
-
Legion Pertama dengan AMD Strix Halo, Laptop Gaming Lenovo Terbaru Bawa RAM 64 GB
-
7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara