-
The Economist disorot netizen Indonesia usai melontarkan kritik keras terhadap Presiden Prabowo.
-
Media asal London ini menyoroti risiko politik dan potensi pembengkakan defisit anggaran.
-
Saham The Economist dimiliki investor global seperti keluarga Agnelli, Cadbury, hingga Rothschild.
Suara.com - Majalah keuangan internasional, The Economist menuai perhatian netizen Indonesia karena melontarkan kritik keras ke Presiden RI Prabowo Subianto. The Economist milik siapa lantas menjadi salah satu topik pencarian di media sosial maupun Google.
Dalam daftar pemilik di situs resmi, The Economist ternyata melibatkan investor serta keluarga konglomerat ternama, termasuk Rothschild dan Cadbury.
Sebagai informasi, The Economist merilis beberapa artikel yang menyoroti kondisi ekonomi Indonesia. Mereka juga mengkhwatirkan kebijakan serta manuver Prabowo.
Pantauan Suara.com, akun X milik The Economist dengan 26 juta follower membahas 'Indonesia' dan 'Prabowo' sebanyak 9 kali dalam kurun waktu 15-17 Mei 2026.
Postingan The Economist bahkan viral menuai perbincangan di Indonesia. Muncul beberapa teori konspirasi di kalangan netizen mengenai mengapa The Economist 'sedang memasak'.
"Prabowo Subianto mungkin telah mengubah dirinya menjadi kakek penyayang kucing, tetapi temperamen mantan jenderal ini sangat mudah berubah sehingga bahkan sekutunya pun khawatir akan demokrasi Indonesia," kritik The Economist.
Surat kabar berumur 182 tahun ini juga mengkhawatirkan kemajuan ekonomi Indonesia sebagai akibat dari manuver Prabowo.
"Prabowo Subianto memusatkan kekuasaan, meminggirkan oposisi, dan menghabiskan dana melebihi kemampuan Indonesia. Ia dapat membatalkan 20 tahun kemajuan ekonomi dan politik," tulis The Economist.
Majalah ekonomi bisnis dengan jutaan pelanggan di Eropa dan AS tersebut menyebut Prabowo terlalu otoriter, meminimalkan opsisi, serta mengambil kebijakan ekonomi berbahaya.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
"Di sektor politik, gaya kepemimpinan Pak Prabowo menunjukkan tren otoriter melalui sentralisasi kekuasaan dan penempatan penasihat yang antikritik di lingkaran dekatnya. Penggantian figur otoritas keuangan yang kredibel dengan sosok yang mengabaikan dinamika ekonomi global semakin mengisolasi pemerintah dari kenyataan. Untuk menghindari krisis yang lebih dalam, Presiden harus segera mengubah haluan menuju kebijakan yang lebih pragmatis dan tepat sasaran. Alokasi anggaran sebaiknya difokuskan pada sektor krusial, seperti pemenuhan gizi ibu hamil dan balita untuk mencegah stunting, serta memulihkan kepercayaan pasar sebelum mengubah aturan defisit," ungkap The Economist pada postingan viral.
Menurut The Economist, Prabowo dikhawatirkan menempuh jalan berisiko yaitu menjebol batas aman defisit anggaran 3 persen dari PDB untuk mendanai proyek koperasi serta makan siang gratis.
The Economist Milik Siapa?
Berdasarkan laman resmi perusahaan, The Economist merupakan majalah serta surat kabar di bawah The Economist Group.
The Economist pertama kali didirikan oleh ekonom Skotlandia James Wilson pada September 1843.
Awalnya, surat kabar tersebut bertujuan menggalang dukungan penghapusan Undang-Undang Jagung Inggris (1815–1846) yang merupakan sistem impor.
Berita Terkait
-
CCTV Terlanjur Disebar, Turis Malaysia Bongkar Kronologi Usai Dituding Tak Bayar Makan di Pagi Sore
-
Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo
-
Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat
-
Dolar Tidak Ada di Dompet Kita, Tapi Ada di Harga Beras dan Minyak
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D
-
Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
-
Update Harga iPhone Juli 2026, Seri Apa Saja yang Naik?
-
Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG
-
Gigabyte Resmi Rilis AORUS GeForce RTX 5080 INFINITY dan INFINITY WOOD, Punya Desain Premium
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan, Solusi Produktivitas Basic hingga Driver Ojek Online
-
GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031