- Amien Rais memperingatkan Presiden Prabowo agar waspada terhadap pengaruh buruk lingkaran dalam kekuasaan yang bermentalitas aji mumpung.
- Amien menekankan pentingnya menyeleksi orang kepercayaan berdasarkan rekam jejak digital agar pemimpin nasional terhindar dari kegagalan dalam menjalankan pemerintahan.
- Meski kritis, Amien Rais menyatakan masih menaruh harapan serta simpati terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo di periode saat ini.
Suara.com - Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais, memberikan peringatan keras bagi para pemimpin nasional, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto, terkait lingkaran orang-orang kepercayaan di sekitar kekuasaan.
Menurutnya, kejatuhan seorang presiden seringkali bukan disebabkan oleh dirinya sendiri, melainkan oleh pengaruh buruk dari orang-orang terdekatnya atau yang ia sebut sebagai 'All the President's Men'.
"Kegagalan, bahkan kejatuhan seorang presiden itu memang andil yang terbesar itu diberikan oleh 'all the president's men'. Jadi 10, 15, 20 yang terus mengelilingi itu, itu yang membuat makin melorot Pak Presiden," ujar Amien Rais dalam kanal Youtube Forum Keadilan TV, pada Senin (18/5/2026).
Amien Rais menyoroti adanya kelompok elit yang tidak memiliki rasa kebangsaan dan hanya memanfaatkan kedekatan dengan presiden untuk keuntungan pribadi atau kelompok. Ia menyebut fenomena ini sebagai mentalitas "aji mumpung".
"Orang-orang yang sesungguhnya tidak punya sedikitpun rasa kebangsaan. Cuma pakai aji mumpung dengan presiden. ‘Apa yang bisa saya maling dari negeri ini? Apa yang bisa saya rusak untuk saya keluarga saya, dan kelompok saya’? Ini sesungguhnya mentalitas yang bejat," tegasnya.
Belum Apatis terhadap Prabowo
Ketika ditanya mengenai sikapnya terhadap Prabowo Subianto, Amien mengaku masih menaruh harapan.
Ia menyatakan tidak ingin terburu-buru memberikan penilaian buruk dan mengaku masih memiliki ikatan emosional dengan sosok Prabowo yang ia kenal selama ini.
"Saya belum sampai tahap apatis, saya masih punya simpati dan empati juga pada Pak Prabowo yang saya kenal," ungkapnya.
Baca Juga: Membaca Ketakutan The Economist terhadap Prabowo
Menurut Amien, di era digital saat ini, sebenarnya tidak sulit bagi seorang pemimpin untuk memilih orang-orang kepercayaan yang berintegritas.
Ia menekankan pentingnya melihat rekam jejak (track record) dan jejak digital yang kini sangat mudah diakses, bahkan dengan bantuan kecerdasan buatan (AI).
"Memilih menteri, memilih orang-orang kepercayaan itu sesungguhnya tidak sulit dan bisa dilihat track record-nya, sekarang kan gampang sekali ‘si Fulan bagaimana’ tinggal dilihat track recordnya, jejak digitalnya sudah ada sekarang ini," ujarnya.
Dalam waktu yang sama, tokoh reformasi ini juga sempat melontarkan reaksi keras terhadap pihak-pihak, termasuk oknum menteri, yang menyebutnya sudah kuno dan tidak tahu apa-apa tentang perkembangan zaman.
Dengan nada santai namun tegas, Amien membela latar belakang akademisnya. Ia mengingatkan bahwa dirinya memiliki pemahaman kuat dalam bidang statistik dan analisis yang didapatnya saat menempuh pendidikan di Chicago.
"Ada seorang menteri yang mengatakan ‘Pak Amien sudah kuno, dia nggak tahu apa-apa.’ Dalam hati saya, kuno gundulmu, itu kan Saya di Chicago itu statistik saya dapat A+. Jadi teori koordinasi, teori multi analysis, dan lain-lain itu saya tahu," pungkasnya.
Penegasan ini sekaligus menjadi pesan bahwa Amien Rais akan tetap aktif memantau jalannya pemerintahan dengan kacamata kritis dan basis data yang kuat.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run
-
Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian
-
Pantai Viral di Tengah Kota Palembang, One Ilir Beach Ramai Didatangi Warga saat Kemarau
-
Cara Top up Pulsa di BRImo Agar Dapat Cashback Spesial 17 Agustus
-
Diskon Khusus 17 Agustus di Kopi Kenangan, Nasabah BRI Merapat!