- Indosat, Kemnaker RI, dan Wadhwani Foundation bekerja sama mengembangkan talenta digital berbasis AI melalui penandatanganan nota kesepahaman nasional.
- Program ini menargetkan pemberdayaan satu juta talenta digital serta seratus ribu wirausahawan melalui integrasi platform digital dan pelatihan.
- Pelatihan dilaksanakan di 24 Balai Latihan Kerja seluruh Indonesia untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja sesuai kebutuhan industri terkini.
Suara.com - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) resmi menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) dan Wadhwani Foundation, untuk mempercepat pengembangan talenta digital berbasis kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penguatan Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional yang dilakukan di Jakarta belum lama ini.
Melalui kerja sama ini, ketiga pihak menargetkan pemberdayaan 1 juta talenta digital dan 100 ribu wirausahawan Indonesia lewat pelatihan AI, keterampilan digital, hingga pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi.
Program tersebut akan dijalankan melalui integrasi platform SIAPKerja milik Kemnaker RI dengan platform AI Wadhwani Foundation, yakni JobReady dan Genie AI, serta dukungan konektivitas dan ekosistem digital dari Indosat.
Pelatihan nantinya diperluas ke 24 Balai Latihan Kerja (BLK) Kemnaker RI di berbagai daerah di Indonesia.
Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, mengatakan transformasi dunia kerja akibat digitalisasi dan perkembangan teknologi saat ini berjalan sangat cepat, sehingga membutuhkan langkah konkret untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja nasional.
“Dunia kerja saat ini tengah mengalami transformasi yang sangat cepat akibat disrupsi teknologi, digitalisasi, dan perubahan kebutuhan industri yang menciptakan kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan pasar kerja,” ujarnya.
Menurut Yassierli, bonus demografi Indonesia dapat menjadi peluang besar jika didukung peningkatan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Kesepahaman bersama ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui pendekatan yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis teknologi,” katanya dalam keterangan resminya, Jumat (22/5/2026).
Baca Juga: 22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Mei 2026: Sikat Habis Marco Van Basten 120 dan Messi!
Sementara itu, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan kolaborasi ini menjadi bagian dari visi demokratisasi AI di Indonesia.
“AI bukan hanya tentang inovasi, tetapi tentang bagaimana teknologi dapat membuka lebih banyak peluang, menghadirkan pengalaman yang lebih relevan, dan menciptakan manfaat nyata bagi pelanggan serta generasi muda Indonesia,” ujar Vikram.
Ia menambahkan semangat #LebihBaikIndosat mendorong perusahaan terus memperluas akses teknologi digital yang inklusif bagi masyarakat.
Di sisi lain, President Wadhwani Entrepreneurship Meetul B. Patel menilai relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri menjadi faktor penting dalam mencetak tenaga kerja digital masa depan.
“Dengan integrasi ke SIAPKerja dan dukungan 24 BLK Kemnaker, kami bisa menjangkau jutaan anak muda di seluruh penjuru Indonesia secara terukur. Keterampilan yang dilatih adalah keterampilan yang benar-benar dicari dunia industri saat ini, bukan tren kemarin,” jelasnya.
Tak hanya untuk pencari kerja, program ini juga dirancang inklusif bagi penyandang disabilitas melalui modul pelatihan adaptif berbasis AI yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
Berita Terkait
-
WhatsApp Luncurkan Obrolan Incognito dengan Meta AI, Fitur Chat Privat, Tak Bisa Diakses Siapa Pun
-
AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual
-
Prompt AI Edit Foto Ala Penonton Baseball KBO Korea yang Lagi Viral
-
Terpopuler: Kumpulan Prompt AI Edit Foto Crayon Style, Update Harga HP Tecno Mei 2026
-
Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
UMKM Desa Dibidik Naik Kelas dengan Energi CNG
-
Ribuan Warga Padati Halaman Kantor Gubernur, Bersholawat dan Doa Bersama untuk Korban Bencana NTT
-
BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT
-
Kos di Tebet Terbakar Dini Hari: 4 Orang Tewas, Pemicu Korsleting Mesin Fotokopi
-
Polisi Selidiki Bentrokan Berdarah Kelompok Perguruan Silat di Rejotangan Tulungagung
-
Anime ONE PIECE Resmi Umumkan Dua Film Baru yang Tayang pada 2027 dan 2029
-
Harga Emas di Pegadaian 24 Agustus Kompak Meroket
-
17 Pesawat dan 1.500 Prajurit Tambahan Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan
-
IHSG Diborong Asing, Cek Saham-saham Rekomendasi Pengamat Hari Ini
-
Gen Z dan Milenial Punya Peran Kuat , Ini Pesan dari Keponakan Prabowo