- Blue Moon akan menghiasi langit pada 31 Mei 2026.
- Meski namanya Blue Moon, bulan purnama ini tidak akan berwarna biru.
- Fenomena langka ini terjadi karena ada dua kali bulan purnama dalam satu bulan kalender.
Mengapa Disebut Blue Moon?
Asal-usul istilah Blue Moon masih menjadi bahan diskusi di kalangan sejarawan dan astronomi.
Sebagian ahli berpendapat istilah tersebut muncul setelah letusan gunung berapi besar pada masa lalu. Abu dan partikel di atmosfer diduga membuat bulan tampak kebiruan sehingga melahirkan istilah Blue Moon.
Ada pula teori yang menyebut istilah tersebut sudah digunakan lebih dari 400 tahun lalu sebagai ungkapan untuk sesuatu yang sangat langka atau bahkan mustahil terjadi.
Seiring waktu, frasa "once in a blue moon" menjadi ungkapan populer dalam bahasa Inggris yang menggambarkan kejadian yang jarang terjadi.
Seberapa Langka Fenomena Blue Moon?
Blue Moon memang tergolong peristiwa yang tidak sering muncul. Menurut NASA, baik monthly Blue Moon maupun seasonal Blue Moon rata-rata hanya terjadi sekitar sekali setiap dua hingga tiga tahun.
Data dari Time and Date menunjukkan bahwa dalam rentang tahun 1550 hingga 2650 terdapat 456 monthly Blue Moon dan 408 seasonal Blue Moon.
Jumlah tersebut menunjukkan bahwa fenomena ini memang relatif jarang dibandingkan bulan purnama biasa.
Oleh sebab itu, kemunculan Blue Moon selalu menarik perhatian para pengamat langit di berbagai negara.
Apakah Blue Moon Benar-Benar Berwarna Biru?
Jawabannya adalah tidak.
Baca Juga: Jam Berapa Flower Moon di Indonesia? Ini Waktu Terbaik Melihatnya
Dalam kondisi normal, Blue Moon akan terlihat sama seperti bulan purnama lainnya. Warna bulan tetap tampak putih keperakan atau kekuningan tergantung kondisi atmosfer dan posisi pengamatan.
Menyadur dari NASA dan Time and Date, bulan yang benar-benar terlihat biru sangat jarang terjadi. Fenomena tersebut biasanya dipengaruhi oleh kondisi atmosfer tertentu, seperti adanya asap kebakaran hutan, abu vulkanik, atau partikel khusus di udara yang memengaruhi cara cahaya tersebar.
Jadi, meskipun disebut Blue Moon, masyarakat tidak perlu berharap melihat bulan berwarna biru pada 31 Mei 2026.
Berita Terkait
-
Jam Berapa Flower Moon di Indonesia? Ini Waktu Terbaik Melihatnya
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
-
5 Fakta Pink Moon: Kenapa Bisa Terjadi dan Waktu Terbaik Untuk Melihatnya di Indonesia?
-
Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris