- Lintasarta memperkenalkan strategi Beyond AI Factory pada Juni 2026 untuk menyediakan solusi infrastruktur kecerdasan buatan terintegrasi bagi pelaku industri.
- Pendekatan empat pilar meliputi konektivitas, cloud, keamanan siber, dan kolaborasi untuk mendukung transformasi digital serta ekonomi nasional Indonesia.
- Perusahaan turut membangun talenta digital melalui gerakan AI Merdeka guna memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama AI regional.
Bangun Sovereign AI dan Talenta Digital Indonesia
Selain memperkuat infrastruktur AI nasional melalui konsep sovereign AI infrastructure, Lintasarta juga aktif membangun ekosistem AI Indonesia melalui berbagai inisiatif.
Salah satunya adalah gerakan AI Merdeka, yang berfokus pada pengembangan talenta digital, peningkatan literasi AI, dan kolaborasi dengan berbagai mitra global guna mempercepat adopsi teknologi kecerdasan buatan di Indonesia.
Langkah ini dinilai penting karena kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kemampuan AI terus meningkat seiring pesatnya transformasi digital di berbagai sektor.
AI Jadi Magnet Baru Investasi Infrastruktur Digital
Dalam forum yang sama, Chief Content Officer TMT Finance, Ben Nice, mengungkapkan bahwa AI kini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong investasi infrastruktur digital di kawasan Asia Pasifik.
Menurutnya, AI secara jelas mempercepat aktivitas investasi dan transaksi di kawasan Asia Pasifik.
"Saat ini kami memantau lebih dari 100 transaksi merger, akuisisi, dan pembiayaan di sektor digital infrastructure yang tumbuh sekitar 8 persen setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan besarnya peluang pertumbuhan yang terbuka bagi pelaku industri di kawasan," ujar Ben Nice.
Indonesia Dinilai Punya Peluang Besar Jadi Kekuatan AI Regional
Baca Juga: Update One UI 8.5: Samsung Galaxy S25 Siap Cicipi 2 Fitur AI Eksklusif Galaxy S26, Apa Saja?
Lintasarta optimistis Indonesia memiliki modal kuat untuk menjadi salah satu pusat pengembangan AI di kawasan. Pertumbuhan ekonomi digital yang pesat, ketersediaan talenta muda, serta meningkatnya kebutuhan transformasi digital di berbagai industri menjadi faktor pendukung utama.
Hariyadi menilai kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan pelaku teknologi menjadi kunci untuk mempercepat pengembangan AI nasional.
"Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu pemain penting dalam ekosistem AI di regional. Yang dibutuhkan saat ini adalah kolaborasi yang kuat untuk membangun fondasi yang tepat, mulai dari infrastruktur, talenta, hingga pengembangan use case yang memberikan dampak nyata bagi dunia usaha dan masyarakat," tutup Hariyadi.
Berita Terkait
-
Penjualan Kacamata Pintar Google Diprediksi Tembus 2 Juta, Tantang Dominasi Meta
-
Smart Classroom Berbasis AI Mulai Masuk Sekolah Indonesia, Pembelajaran Digital Makin Canggih
-
Asus ROG Siapkan Laptop Gaming AI Terbaru di Indonesia, Ada Zephyrus Duo Dual Screen dan RTX 5090
-
Indosat Gandeng Kemnaker dan Wadhwani, Siapkan 1 Juta Talenta Digital AI di Indonesia
-
Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
-
vivo X Fold6 Rilis Akhir Juni 2026, Ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya
-
Harga Murah, Vivo TWS 5e Hadir dengan Baterai Tahan 55 Jam dan Fitur ANC
-
Xiaomi Luncurkan REDMI Pad 2 9.7 dan REDMI Headphone Neo, Cek Harga dan Spesifikasi Lengkapnya
-
3 Tablet Acer Iconia Duo Debut di Computex 2026, Usung Layar OLED hingga 14,2 Inci
-
3 HP Rp2 Jutaan dengan Kamera Juara, Hasil Foto dan Video Bagus Anti Pecah
-
Dimensity 7500 Setara Snapdragon Berapa? Jadi Chipset Anyar HP Midrange Vivo
-
LOOPS Powerbank Lumi 10.000 mAh Resmi Meluncur, Powerbank Fast Charging 22,5W Harga Rp199 Ribu
-
38 Kode Redeem FF Terbaru 1 Juni 2026: Borong Emote Juggling dan Skin Angelic Hari Ini