- TikTok mengonfirmasi adanya restrukturisasi organisasi pada divisi riset dan pengembangan untuk mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang perusahaan.
- Perusahaan menepis klaim PHK besar-besaran di media sosial dan belum memberikan rincian pasti mengenai jumlah karyawan terdampak.
- TikTok menegaskan komitmen untuk terus berinvestasi demi meningkatkan layanan Tokopedia bagi seluruh pengguna dan pelaku usaha lokal Indonesia.
Suara.com - Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan teknologi kembali menjadi sorotan. Kali ini, kabar mengenai dugaan PHK besar-besaran di Tokopedia ramai diperbincangkan di media social, setelah beredar klaim bahwa sebagian besar karyawan terdampak.
Menanggapi spekulasi tersebut, TikTok akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait kondisi yang terjadi.
TikTok mengonfirmasi bahwa perusahaan memang sedang melakukan penyesuaian organisasi di bidang riset dan pengembangan (Research & Development/R&D).
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.
"Kami tengah menyelaraskan organisasi riset dan pengembangan (R&D) pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform kami," kata Juru Bicara TikTok.
Perusahaan mengakui bahwa keputusan tersebut bukan hal yang mudah. TikTok menyatakan saat ini fokus memberikan dukungan kepada para karyawan yang terdampak selama proses transisi berlangsung.
TikTok Tegaskan Tetap Berinvestasi di Tokopedia
Meski melakukan restrukturisasi organisasi, TikTok memastikan komitmennya terhadap pengembangan Tokopedia tidak berubah.
Perusahaan menegaskan akan terus berinvestasi untuk meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna maupun pelaku usaha di Indonesia.
Baca Juga: Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
"Kami akan terus berinvestasi untuk menjadikan Tokopedia sebagai platform yang lebih baik bagi pengguna dan penjual kami, serta terus memberdayakan pelaku usaha lokal dalam membangun ekosistem e-commerce yang berkelanjutan di Indonesia," ujar Juru Bicara TikTok.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pengembangan bisnis Tokopedia tetap menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan setelah bergabung dalam ekosistem TikTok.
Bermula dari Isu PHK Besar-Besaran di Media Sosial
Respons resmi TikTok muncul setelah sebuah akun Instagram mengunggah informasi yang menyebut ByteDance, induk perusahaan TikTok, melakukan PHK besar-besaran di Tokopedia.
Unggahan tersebut mengklaim sekitar 90 persen karyawan Tokopedia terdampak, dengan divisi Research & Development (R&D), Trust and Safety (TnS), serta keuangan menjadi unit yang paling banyak terkena pengurangan tenaga kerja.
Selain itu, unggahan tersebut juga menyebut perusahaan hanya mempertahankan sekitar 10 persen karyawan untuk menangani proyek yang masih berjalan.
Berita Terkait
-
5 Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark dengan Mudah, Kualitas Tetap Bagus
-
5 Cara Unggah Video TikTok Tidak Pecah dan HD untuk Penjual Online, Bikin Penonton Tertarik
-
Tren Kamera Vintage 2026 : Foto Blur dan Aesthetic ala Gen Z Kini Viral di TikTok
-
TikTok Shop Bantu Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara, Penjualan LIVE Naik hingga 50 Kali Lipat
-
7 Cara agar Kualitas Video TikTok Tidak Pecah dan Buram, Pengaturan Ini Sering Terlewat
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
-
Update Harga iPhone Juli 2026, Seri Apa Saja yang Naik?
-
Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG
-
Gigabyte Resmi Rilis AORUS GeForce RTX 5080 INFINITY dan INFINITY WOOD, Punya Desain Premium
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan, Solusi Produktivitas Basic hingga Driver Ojek Online
-
GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031
-
Vivo X500 Pro Max Bocor! Kamera Sony LOFIC 50MP, Periskop 200MP Siap Gebrak Pasar