- Memilih smartphone sebaiknya mempertimbangkan penggunaan jangka panjang, bukan sekadar mengikuti tren.
- HP yang awet dipengaruhi oleh spesifikasi, kapasitas penyimpanan, performa, dan dukungan pembaruan sistem dalam beberapa tahun ke depan.
- Berikut beberapa tips memilih HP yang tetap kencang, aman, dan nyaman digunakan untuk jangka panjang.
Suara.com - Membeli smartphone bukan lagi sekadar mengikuti tren, tetapi juga menjadi investasi untuk penggunaan dalam jangka panjang.
Karena itu, banyak orang mulai mencari HP yang tetap nyaman digunakan selama bertahun-tahun tanpa harus sering mengganti perangkat.
Sayangnya, tidak semua HP mampu bertahan dengan performa yang baik seiring berjalannya waktu.
Jika salah memilih spesifikasi, perangkat bisa terasa lambat, cepat kehabisan ruang penyimpanan, atau bahkan tidak lagi mendapatkan pembaruan sistem dalam beberapa tahun.
Agar lebih awet, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan. Faktor-faktor tersebut akan sangat memengaruhi performa, keamanan, dan umur pakai HP dalam jangka panjang.
Cara Memilih HP untuk Jangka Panjang
Simak beberapa tips berikut agar Anda tidak salah pilih dan bisa mendapatkan smartphone yang awet, kencang, serta tetap relevan untuk kebutuhan di masa mendatang.
1. Pilih HP dengan masa update software yang panjang
Menurut Qualcomm, dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan menjadi salah satu faktor terpenting jika ingin memakai HP selama bertahun-tahun.
Semakin lama masa update yang dijanjikan produsen, semakin aman perangkat digunakan dan semakin lama pula mendapatkan fitur-fitur terbaru.
Baca Juga: 6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag
2. Utamakan prosesor yang masih relevan
Pilih HP dengan chipset kelas menengah atau flagship terbaru agar performanya tetap lancar dalam jangka panjang, berdasarkan keterangan di Android Authority.
Prosesor yang lebih bertenaga biasanya lebih mampu menjalankan aplikasi dan sistem operasi baru selama beberapa tahun ke depan.
3. Pilih RAM dan penyimpanan yang lega
Untuk penggunaan jangka panjang, sebaiknya pilih HP dengan RAM minimal 8 GB dan penyimpanan internal minimal 256 GB jika anggaran memungkinkan.
Kapasitas yang lebih besar membantu menjaga performa tetap stabil sekaligus memberi ruang untuk aplikasi, foto, video, dan pembaruan sistem di masa mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa
-
PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman
-
Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global
-
Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!
-
5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat
-
Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau
-
Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru
-
Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman
-
Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan