- Fosil Tyrannosaurus Rex bernama Gus dilelang di Sotheby's New York.
- Dinosaurus tersebut diberi nama Gus sesuai penemu aslinya, Gus Licking.
- Harga lelang fosil prasejarah ini dimulai dari 19 juta dolar.
Suara.com - Fosil Tyrannosaurus Rex bernama Gus resmi dipamerkan di balai lelang Sotheby's New York sebelum sesi penawaran komersial dimulai.
Spesimen dinosaurus langka ini diprediksi menjadi salah satu kerangka prasejarah termahal dan paling lengkap yang pernah dijual kepada publik.
Gus merupakan kerangka predator purba raksasa dengan panjang 11,6 meter dan tinggi tubuh mencapai 3,8 meter.
Spesimen menakjubkan ini diperkirakan hidup di kawasan Amerika Utara pada periode Maastrichtian, tepatnya sekitar 72 hingga 66 juta tahun yang lalu.
Asal Usul Penamaan Gus
Penamaan spesimen purba ini diambil dari nama mendiang Gary "Gus" Licking, seorang peternak sapi asal South Dakota, Amerika Serikat.
Ia sebelumnya sudah menaruh curiga bahwa pecahan tulang dan gigi kecil di lahan seluas 6.500 hektar miliknya adalah bagian dari sesuatu yang besar.
Kecurigaan tersebut terbukti benar ketika tanah di bawah peternakan Harding County miliknya menyembunyikan kerangka prasejarah yang luar biasa.
Melansir dari Gizmodo, temuan di lahan peternakan ini menghasilkan salah satu kerangka predator raksasa terbesar yang pernah ditemukan oleh manusia.
Baca Juga: Cedera Ekor Hadrosaurus Ungkap Cara Bedakan Dinosaurus Jantan dan Betina
Proses Restorasi Kerangka
Proses penggalian dan rekonstruksi kerangka tersebut dilakukan secara intensif oleh tim ahli paleontologi komersial dari Theropoda Expeditions.
Tim ini menghabiskan waktu hampir lima tahun penuh untuk meneliti, menggali, dan menyatukan kembali 183 tulang dengan tingkat kelengkapan mencapai 63 persen.
Presiden Theropoda, Thomas Heitkamp, menyatakan bahwa proses perakitan kembali tulang-belulang tersebut sangat melelahkan sekaligus memberikan kepuasan tersendiri.
"Ini benar-benar terasa seperti menyelesaikan teka-teki tersulit di dunia, hanya saja kita harus menemukan semua kepingannya terlebih dahulu," ungkap Heitkamp.
Ia juga menambahkan betapa menakjubkannya proses pemulihan kerangka tersebut setelah terpendam selama jutaan tahun di kedalaman tanah. "Semua tulang yang terpisah selama 67 juta tahun itu kini dapat kita satukan kembali, hampir seperti keajaiban," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports
-
5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
-
ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif
-
HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
-
Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat
-
Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?
-
Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet
-
30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus
-
Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa
-
PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman