Tekno / Tekno
Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:40 WIB
Menkomdigi, Meutya Hafid - President Director and Chief Executive Officer IOH, Vikram Sinha dalam meresmikan AI Factory terbesar di ASEAN, Zankore by Indosat di Jakarta, Jumat (7/8/2026). [Komdigi]
Baca 10 detik
  • Menkomdigi Meutya Hafid menyambut peluncuran Zankore by Indosat, kolaborasi global untuk membangun AI Factory terbesar di Asia Tenggara.
  • Pembangunan tahap awal pabrik komputasi AI berkapasitas 200 megawatt tersebut dimulai pada paruh pertama 2027 di Batang, Jawa Tengah.
  • Proyek ini menghadirkan Sahabat-AI dan layanan GPU terjangkau untuk memperkuat kedaulatan digital serta transformasi teknologi nasional di Indonesia.

Melalui platform ini, teknologi mutakhir NVIDIA tidak hanya akan dinikmati oleh korporasi besar.

Menkomdigi, Meutya Hafid - President Director and Chief Executive Officer IOH, Vikram Sinha (tengah) dalam meresmikan AI Factory terbesar di ASEAN, Zankore by Indosat di Jakarta, Jumat (7/8/2026). [Komdigi]

Zankore memperkenalkan layanan GPU-as-a-Service dan Token-as-a-Service, yang memungkinkan pengembang aplikasi, kementerian, hingga pelaku UMKM untuk menyewa daya komputasi AI dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.

Langkah ini diprediksi akan memicu ledakan inovasi digital di sektor akar rumput.

Melengkapi Rantai Pasok: Pabrik GPU Pertama di Cikarang

Menambah ketajaman strategi ini, Indonesia juga tengah menyiapkan fasilitas manufaktur GPU pertama di Cikarang yang dijadwalkan beroperasi pada Desember mendatang. Dengan adanya pabrik komponen fisik di Cikarang dan pabrik komputasi AI di Batang, Indonesia kini memiliki rantai pasok industri AI yang lengkap dan mandiri.

Langkah berani ini bukan sekadar mengejar tren, melainkan upaya strategis untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi menjadi pusat kontrol teknologi di Asia Tenggara. Dengan dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto, AI Factory Zankore siap menjadi mesin penggerak utama transformasi digital nasional menuju era AI Hub regional yang berdaulat.

Load More