- Survei global Kaspersky mengungkapkan dua belas persen pengguna macOS terinfeksi malware.
- Kurangnya adopsi keamanan pihak ketiga membuat pengguna Mac lebih rentan terhadap serangan phishing dan pencurian data.
- Pakar keamanan Kaspersky Sergey Puzan menegaskan seluruh perangkat internet memerlukan perangkat lunak keamanan tambahan.
Inovasi teknologi dalam bentuk perlindungan real-time dan deteksi berbasis AI kini menjadi standar baru yang wajib dimiliki.
Salah satu solusi yang disoroti adalah penggunaan Security Suite kelas atas dan pengelola kata sandi (Password Manager). Saat ini, pengguna Windows masih mengungguli pengguna Mac dalam hal kompleksitas kata sandi (52 persen vs 45 persen) dan penggunaan autentikasi multifaktor (51 persen vs 46 persen).
Teknologi modern seperti Passkey yang memungkinkan sinkronisasi aman antarperangkat melalui solusi seperti Kaspersky Password Manager menjadi inovasi krusial untuk menutup celah kredensial yang sering menjadi pintu masuk spyware.
Data ini menjadi wake-up call bagi pengguna macOS untuk segera meninggalkan pola pikir lama. Serangan siber saat ini tidak lagi membedakan bentuk fisik atau jenis sistem operasi, yang mereka incar adalah nilai data yang ada di dalamnya.
"Perangkat apa pun yang terhubung ke internet, terlepas dari sistem operasi atau bentuk fisiknya, memerlukan perangkat lunak keamanan siber untuk melindungi diri dari berbagai ancaman siber," tutup Puzan.
Berita Terkait
-
Harga iPhone 18 Pro Dirumorkan Naik, iPhone Lipat Apple Bisa Tembus Rp30 Juta?
-
Waspada Malware Rokarolla: Trojan Android yang Kuras Rekening hingga Kendalikan Perangkat
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Tim Cook Bongkar Alasan Kenaikan Harga iPhone, Produk Ini Paling Berdampak
-
Rumor iPhone Lipat Ditunda Dibantah Leaker, Apple Disebut Tetap Siap Rilis Bersama iPhone 18
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Niat Minta Minum, Suami di Bandar Lampung Malah Pulang Bersimbah Darah
-
Novel Tanjung Luka, Pencarian Kebenaran di Tengah Prasangka Masyarakat
-
Cemburu Buta Suami di Banyuwangi Berujung Tragedi Minggu Pagi
-
Achilles Bidik Kebutuhan Bisnis dari Transaksi hingga Pendanaan
-
1.300 Penerbangan Dibatalkan karena Topan Dolphin di Shanghai
-
Mitos macOS Lebih Aman Runtuh: Riset Kaspersky Ungkap Pengguna Mac Lebih Rentan Terkena Malware
-
Cushion Glad2Glow Pink dan Silver, Apa Bedanya? Ini Kelebihan Masing-Masing
-
Eks Menhan Mark Esper: Tawaran Damai Iran Konyol, Merasa Lagi di Atas Angin
-
Selat Hormuz Siap Dibuka Jika AS Mau Bayar Kompensasi ke Iran, Berapa Nominalnya?
-
PLTA Garung Pasok Energi Bersih ke Sistem Jawa-Bali, Aliri Listrik 30 Desa