Tekno / Gadget
Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:35 WIB
Ilustrasi menggunakan smartwatch untuk pantau performa lari. (Freepik)
Baca 10 detik
  • Smartwatch modern menggunakan Dual-Band GPS untuk memastikan akurasi data kecepatan pelari di berbagai lokasi.
  • Pelari dapat memantau zona detak jantung, VO2 Max, dan dinamika lari guna meningkatkan performa fisik secara konsisten.
  • Fitur waktu pemulihan membantu pelari mencegah kelelahan berlebih dan menjaga kesehatan tubuh secara optimal.

Fitur ini biasanya dipadukan dengan Race Predictor yang mampu memberikan estimasi waktu tempuh untuk jarak 5K, 10K, hingga maraton penuh berdasarkan data latihan harian kamu.

4. Running Dynamics 

Jika kamu ingin memperbaiki teknik lari agar lebih efisien dan minim cedera, fitur Running Dynamics adalah solusinya.

Fitur ini memantau cadence (jumlah langkah per menit), stride length (panjang langkah), hingga Ground Contact Time (seberapa lama kaki menyentuh tanah).

Dengan data ini, kamu bisa mengevaluasi apakah langkah kamu terlalu lebar (overstriding) yang berisiko mencederai lutut, sehingga kamu bisa segera memperbaiki postur lari saat itu juga.

5. Recovery Time dan Training Readiness

Teknologi smartwatch terbaru kini mampu menghitung kapan tubuh kamu benar-benar siap untuk berlari kembali.

Berdasarkan kualitas tidur, tingkat stres, dan intensitas lari sebelumnya, fitur Training Readiness akan memberi tahu apakah kamu sebaiknya melakukan latihan berat atau cukup lari santai saja.

Fitur ini sangat membantu pelari dalam menjaga keseimbangan antara performa tinggi dan masa pemulihan otot yang optimal.

Baca Juga: 5 Smartwatch Terbaik di Bawah Rp2 Juta Mirip Apple Watch: Desain Premium, Fitur Canggih

Demikian daftar fitur smartwatch yang wajib dipantau pelari. Pilihlah perangkat yang sesuai dengan kebutuhan latihan harian kamu untuk mencapai target secara optimal.

Load More