Tekno / Tekno
Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:08 WIB
Kolaborasi Ericsson dan Komdigi dalam Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) BSD City. [Ericsson]
Baca 10 detik
  • Ericsson dan Kementerian Komunikasi dan Digital mendirikan 5G Innovation Center di BSD City untuk menguji solusi teknologi.
  • Fasilitas tersebut bertujuan mengubah ide prototipe dari kompetisi menjadi penerapan nyata melalui kolaborasi lintas sektor industri.
  • Peluncuran ini melibatkan sepuluh kota mitra guna memperluas pertumbuhan talenta dan ekosistem digital di berbagai daerah.

Salah satu inovasi yang ditampilkan adalah MINERVA, platform industrial intelligence berbasis AI hasil pengembangan Future of Tech, pemenang Ericsson Hackathon 2025. 

Ilustrasi teknologi 5G. [Pixabay]

Platform ini dirancang untuk mengolah data operasional menjadi informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan tindakan.

Kehadiran solusi seperti MINERVA menunjukkan arah pengembangan 5GIC yang tidak hanya berfokus pada teknologi sebagai demonstrasi, tetapi juga mendorong pemanfaatannya untuk menjawab persoalan operasional dan industri.

Dalam ekosistem seperti ini, 5G berperan lebih dari sekadar meningkatkan kecepatan internet.

Teknologi tersebut dapat menjadi infrastruktur untuk menghubungkan perangkat, sistem, dan data secara lebih cepat, yang kemudian dapat dikombinasikan dengan AI untuk menghasilkan analisis dan respons yang lebih terukur.

GSIH Jadi Titik Temu Ekosistem Digital

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menekankan bahwa keberhasilan Garuda Spark Innovation Hub tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan atau jumlah kolaborasi yang terbentuk.

Menurutnya, yang lebih penting adalah hasil dan dampak dari inovasi tersebut bagi masyarakat.

GSIH BSD City dirancang sebagai ruang bersama yang menghubungkan berbagai unsur ekosistem digital. 

Baca Juga: Talenta Digital Papua Didorong Naik Kelas, Indosat dan Komdigi Buka Innovation Hub di Jayapura

Peluncurannya juga terhubung secara hybrid dengan 10 kota mitra, dengan melibatkan sekitar 500 peserta dari unsur pemerintah, industri, akademisi, startup, dan investor.

Model tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pertumbuhan ekosistem digital agar tidak hanya terpusat di satu wilayah.

Kolaborasi Ericsson dan Komdigi dalam Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) BSD City. [Ericsson]

“Dari BSD dan sepuluh kota mitra, kita ingin memastikan inovasi dan talenta digital dapat tumbuh di berbagai daerah, sehingga konektivitas dapat diterjemahkan menjadi pertumbuhan dan pada akhirnya memperkuat kedaulatan digital Indonesia,” kata Meutya.

Pada akhirnya, tantangan pengembangan teknologi bukan hanya soal melahirkan lebih banyak ide.

Indonesia juga membutuhkan jalur yang mampu membawa ide tersebut melewati fase prototipe, diuji dalam kondisi nyata, menemukan pengguna, lalu berkembang menjadi solusi yang benar-benar digunakan.

Load More