Pesanan UMKM Solo di Tokopedia-TikTok Shop Naik 57 Persen, Konten Jadi Senjata Baru

Selasa, 29 September 2026 | 10:08 WIB
Ilustrasi content creator. [Unsplash]
BACA 10 DETIK
  • Sebanyak 200 pelaku UMKM di Solo mengikuti pelatihan legalitas usaha dan konten digital dari Tokopedia serta TikTok Shop pada 29 September 2026.
  • Kolaborasi Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian Perdagangan melalui #BeliLokal menghasilkan peningkatan pesanan sebesar 57 persen bagi penjual di Solo.
  • Program #BeliLokal dan Pilihan BuSan bertujuan membantu produk lokal menjangkau lebih banyak konsumen di seluruh wilayah Indonesia.

UMKM disebut menyumbang 57 persen terhadap PDRB Kota Solo dan menyerap 36 persen tenaga kerja lokal.

Spesial Perayaan Kolaborasi #BeliLokal. [Tokopedia]

Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto mengatakan, penguatan legalitas dan kemampuan memanfaatkan konten digital dapat membantu UMKM memperluas pasar.

“UMKM merupakan bagian penting dari perekonomian Solo. Kajian BRIDA menunjukkan UMKM berpotensi menyumbang hingga 43 persen PDRB kota Solo. Jadi kami menyambut baik inisiatif #BeliLokal dari Tokopedia dan TikTok Shop, yang mendorong penguatan legalitas usaha serta pemanfaatan konten digital untuk memperluas pasar,” ujar Respati.

Ia berharap semakin banyak UMKM Solo memanfaatkan peluang tersebut untuk memperkuat usaha dan daya saing.

Masih Banyak UMKM Belum Punya NIB

Meski peluang pasar digital semakin terbuka, legalisasi usaha masih menjadi salah satu tantangan bagi pelaku UMKM.

Dari sekitar 56 juta usaha mikro di Indonesia, baru 27% yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

NIB dapat membantu pelaku usaha mengakses pembiayaan, dukungan pemerintah, serta berbagai peluang lainnya.

Karena itu, pelatihan yang diberikan melalui #WaktunyaSTARt #JualanNyaman tidak hanya berfokus pada cara membuat konten atau menggunakan affiliate marketing, tetapi juga legalisasi usaha.

Program yang diluncurkan Tokopedia dan TikTok Shop sejak 2024 tersebut telah memberdayakan 4.800 peserta, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas.

Pilihan BuSan Masuk Platform Digital

Spesial Perayaan Kolaborasi #BeliLokal. [Tokopedia]

Kolaborasi terbaru dengan Kemendag juga membawa Pilihan BuSan ke ekosistem digital.

Melalui program tersebut, produk lokal yang telah dikurasi Kemendag dapat ditemukan konsumen melalui Tokopedia dan TikTok Shop.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan program Pilihan BuSan ditujukan untuk mempermudah masyarakat menemukan produk lokal berkualitas.

“Kami mengapresiasi Tokopedia dan TikTok Shop sebagai platform digital pertama yang memberikan ruang bagi program kurasi Kemendag ini agar semakin mudah ditemukan konsumen di seluruh Indonesia,” ujar Budi.

Bagi UMKM Solo, perubahan cara konsumen menemukan produk membuka jalur baru untuk berkembang.

Tidak lagi hanya mengandalkan lokasi toko atau pelanggan sekitar, penjual kini dapat memanfaatkan video pendek, LIVE, dan affiliate creator untuk membawa produk mereka ke audiens yang lebih luas.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com