Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:04 WIB
Samsung Galaxy S23 dan Samsung Galaxy S23 Plus. (Samsung)
BACA 10 DETIK
  • Kreator konten Arun Maini menguji perbandingan smartphone kelas menengah baru dan mantan flagship seharga empat hingga lima juta rupiah.
  • Hasil pengujian menunjukkan HP mantan flagship unggul dalam kualitas bodi premium, performa mesin, RAM, dan kemampuan fotografi kamera.
  • HP kelas menengah baru menawarkan keunggulan berupa kondisi baterai seratus persen, garansi resmi, serta dukungan pembaruan sistem operasi lebih panjang.

Suara.com - Dilema memilih smartphone di rentang harga Rp4 juta hingga Rp5 jutaan sering kali membuat calon pembeli bingung.

Di satu sisi, produsen gencar merilis HP kelas menengah (midrange) terbaru dengan iming-iming fitur gres.

Di sisi lain, pasar ponsel bekas menawarkan deretan mantan flagship keluaran dua tahun lalu yang harganya telah merosot drastis hingga setara HP midrange baru.

Dua opsi ini membawa kelebihan dan risiko yang berbeda. Untuk menentukan mana yang lebih menguntungkan, pengujian dari kreator konten teknologi ternama, Arun Maini dari kanal YouTube Mrwhosetheboss, memberikan gambaran jelas mengenai peta kekuatan kedua kategori smartphone ini.

Unggul Performa, Bodi Mewah, dan Kamera di HP Mantan Flagship

Galaxy S24 Ultra (Erafone)

Dalam pengujian membandingkan HP midrange baru dengan HP mantan flagship berjarak usia dua tahun pada rentang harga sama, kelas mantan flagship mengamankan kemenangan di sektor material, performa mesin, dan kemampuan fotografi.

Dari segi kualitas bodi, HP mantan flagship menggunakan bahan premium seperti kaca Gorilla Glass, sasis logam, hingga kulit sintetis.

Hal ini berbanding terbalik dengan HP midrange yang mayoritas masih mengandalkan bodi plastik.

Selain itu, fitur mewah seperti pengisian daya nirkabel (wireless charging) dan sertifikasi ketahanan air IP68 umumnya hanya ada di lini mantan flagship.

Di sektor dapur pacu, pengujian AnTuTu menunjukkan chipset HP mantan flagship mencatatkan skor rata-rata di atas 650.000 poin, sekitar 70 persen lebih kencang dibanding HP midrange baru di kisaran 400.000 poin.

Kapasitas RAM pada mantan flagship juga lebih melimpah (8 GB hingga 12 GB), sehingga jauh lebih mulus untuk gaming dan multitugas.

Sektor kamera pun menjadi pembeda paling kentara. Mantan flagship dibekali sensor lebih besar, penstabil gambar optik (OIS), serta lensa telephoto.

"Berdasarkan pengalaman saya dengan deretan HP ini, kita membutuhkan jeda waktu empat tahun sebelum kamera di kelas midrange mulai melampaui HP flagship. Jeda dua tahun saja belum cukup," tegas Arun Maini.

Ketenangan Pikiran, Baterai Prima, dan Garansi Panjang di HP Midrange Baru

Samsung Galaxy A56 5G (Samsung)

Meski mantan flagship unggul secara hardware, HP midrange baru menawarkan nilai plus yang tidak kalah krusial bagi pengguna yang mengutamakan ketenangan pikiran.

Keunggulan utama HP midrange baru terletak pada kondisi baterai dan jaminan garansi resmi.

Baterai HP midrange baru masih berada pada kondisi kesehatan 100 persen, berbeda dengan HP bekas yang baterainya sudah terpakai bertahun-tahun.

Keberadaan garansi resmi produsen juga memberikan perlindungan jika terjadi kerusakan teknis.

Faktor pembeda lainnya adalah dukungan pembaruan sistem operasi (Android update). HP midrange baru mendapatkan masa dukungan software lebih panjang.

Sebagai contoh, HP midrange baru dapat menerima pembaruan hingga Android 16, sementara HP mantan flagship keluaran dua tahun lalu umumnya sudah dihentikan dukungannya pada Android 13.

Mengenai hasil akhir komparasi ini, Arun Maini menyimpulkan bahwa secara keseluruhan HP mantan flagship bekas mengungguli midrange baru dengan skor 6-4. Namun, ia memberikan catatan penting terkait perkembangan teknologi.

"Membeli HP mantan flagship bekas tetap memberikan ponsel yang secara keseluruhan lebih baik. Teknologi memang berkembang, tetapi belum cukup cepat untuk menjembatani jurang antara midrange dan flagship hanya dalam waktu dua tahun," ungkapnya.

Jadi, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Keputusan akhir kembali pada prioritas masing-masing pengguna. Jika Anda seorang gamer, pencinta fotografi, serta mendambakan sensasi genggam mewah dan tidak keberatan dengan risiko garansi bekas, memboyong HP mantan flagship bekas adalah langkah paling menguntungkan.

Sebaliknya, jika Anda menginginkan smartphone bebas risiko, memiliki baterai awet, dan ingin digunakan secara aman hingga 3-4 tahun ke depan dengan dukungan update software terbaru, membeli HP midrange baru merupakan keputusan paling bijak.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com