Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kritiyanto mengatakan bahwa informasi mengenai penggeledahan dan pensegelan ruangannya di kantor DPP PDI Perjuangan terkait pengembangan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisiomer KPU Wahyu Setiawan merupakan hal yang tidak benar
Meski begitu, Hasto mengakui memang kantor DPP sempat didatangi oleh penyidik KPK namun pihak DPP tidak memperkenankan. Hasto berujar pihaknya bukan menghalangi upaya penindakan melainkan ingin upaya tersebut sesuai prosedur.
Hasto mempertanyakan kelengkapan surat perintah yang dibawa oleh penyidik saat menyambangi kantor DPP PDI Perjuangan. Jika prosedur sudah sesuai maka Hasto menjanjikan bahwa PDI Perjuangan tidak akan melakukan hal serupa sepeti di DPP.
"Terkait bedasarkan laporan kepala sekretariat dari PDIP tadi memang datang beberapa orang dan kemudian sesuai dengan mekanisme yang ada tanpa bermaksud menghalang-halangi apa yang dilakukan di dalam pemberantasan korupsi, yang kami harapkan adalah sebuah mekanisme adanya surat perintah dan begitu itu dipenuhi ya tentu saja seluruh jajaran PDIP sebagaimana kami tunjukkan kami selama ini membantu kerjadi dari KPK sebuah misi yang sangat baik tersebut," ujar Hasto di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (9/1/2020).
Video Editor: Dewi Yuliantini
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Sultan Kemnaker Bantu Carikan LC
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Danantara Ikut Hadir Pertemuan BEI-MSCI, Ini Kata Pandu Sjahrir
-
Dapat Respons Negatif dari Purbaya soal Peringatannya, Noel: Sekelas Menteri Idiot
-
Harga BBM Kompak Turun, SPBU Shell Konsisten Kosong
-
Menteri HAM Pigai Akui Terkuras Imbas Tak Punya Anggaran Bansos
-
Akhirnya Muncul, Video Denada Akui Ressa Rossano Anak Kandungnya
-
Rosan P Roeslani Bos Danantara Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
Jokowi Mati-matian Bela PSI, Dinilai Bukan Sekadar Dukungan
-
25 Tahun Garap Para Pencari Tuhan, Deddy Mizwar Akui Lelah
-
Duet Konser Lintas Kota 'Ultraverse Festival', Afgan ke Rossa: Habis Ini Video Call Ya
-
Pakar Ungkap Penyebab Longsor Cisarua, Faktor Alam Jadi Pemicu Utama