Suara.com - Pendiri Yayasan Alusi Tao Toba, Togu Simorangkir sebetulnya bisa saja memilih hidup mapan, tinggal di Jakarta, berkarir sebagai direktur sebuah NGO asing dengan gaji besar berbentuk dolar. Kesempatan itu terbuka lebar terutama karena dirinya peraih gelar Master of Science bidang Primate Conservation dari Oxford Brookes University, Inggris.
Namun, dia lebih memilih tinggal di sekitar Danau Toba. Untuk mengubah keadaan dengan memberi pendidikan kepada masyarakat, khususnya kanak-kanak. Karena, bagi dirinya pendidikan maha penting.
Banyak mimpi yang hendak ia wujudkan. Sebagian rencana itu ia ungkapkan dalam wawancara via zoom bersama kontributor Suara.com. Pria yang suka bicara blak-blakan ini juga mencurahkan rasa gemas pada sebagian aparatur sipil negara (ASN) yang menurutnya belum tersentuh nilai-nilai revolusi mental yang telah dicanangkan Presiden Jokowi sejak 2014. Tonton wawancara eksklusifnya, dalam video di atas.
Creative/Video Editor: Ade Dianti/Yulita Futty Hapsari
Kontributor : Rin Hindryati
Berita Terkait
-
Di Balik Amplop THR: Lebaran Sebagai Ruang Kelas Sunyi yang Membentuk Karakter Anak
-
Krisis Air Bikin Perempuan Kehilangan Akses Pendidikan, Bagaimana Hubungannya?
-
Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Pendidikan Mahal, tetapi Mengapa Kualitasnya Masih Dipertanyakan?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Pramono Anung Terapkan WFA ASN, Ini Ketentuannya
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sambut SBY hingga Jokowi di Istana Negara
-
Dari Jalanan ke Galeri: Pameran Street Art Tidak Ada Makan Siang Hari Ini di EDSU House
-
Eks Suami Cucu Mpok Nori Sempat Ancam Bunuh Diri Gegara Ogah Pisah
-
Sang Kakak Ungkap Pertimbangan Jenazah Cucu Mpok Nori Ditumpuk
-
Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami
-
Kondisi TKP Kontrakan Cucu Mpok Nori yang Diduga Dibunuh eks Suami, Barang-barang Masih Berantakan
-
Bukan Hanya Mudik! Inilah Sederet Tradisi Idul Fitri Paling Unik di Indonesia
-
Mencicipi Sop Buntut Cut Meutia, Kuliner Legendaris dengan Rasa Otentik | SERASA
-
PDIP Soroti Pelaksanaan Mudik 2026, Indonesia Masih di Bawah China