Rusuh di Capitol, Joe Biden: Serangan Terhadap Demokrasi AS

Jum'at, 08 Januari 2021 | 11:00 WIB

Suara.com - Para pendukung Trump merangsek masuk ke Gedung Capitol, Washington DC, saat Kongres menggelar sidang pleno untuk mengesahkan kemenangan Joe Biden, 6 Januari.

Mereka membawa senjata dan memecahkan kaca, memaksa anggota Kongres dan Senat mencari perlindungan. Presiden Terpilih Joe Biden menyebut aksi penyerbuan itu sebagai 'serangan terhadap demokrasi yang belum pernah terjadi'.

Dia juga meminta Presiden Donald Trump untuk berbicara di televisi nasional dan menghentikan aksi unjuk rasa yang berujung ricuh tersebut. Polisi membutuhkan empat jam untuk meredakan kekacauan. Empat warga sipil tewas, salah satunya karena tembakan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com