Suara.com - Video penembakan terhadap aktivis, influencer, dan sekutu dekat Presiden Donald Trump, Charlie Kirk, beredar di media sosial. Insiden ini terjadi pada Rabu (10/9/2025) di kampus Utah Valley University, Orem, Utah.
Dalam video yang diunggah akun X @/Worldsource24 pada Kamis (11/9/2025) terlihat Charlie Kirk tengah menjawab pertanyaan mahasiswa dalam debat "Prove Me Wrong".
Charlie Kirk duduk seorang diri di bawah tenda bertuliskan "American Comeback". Ia memakai kaos putih bertuliskan "freedom" dan celana hitam panjang.
Setelah selesai menjawab, mendadak terdengar suara tembakan dan peluru mengenai bagian leher kiri Charlie Kirk. Seketika darah mengucur, membuat sang simpatisan sayap kanan AS itu jatuh dari kursi.
Menurut pegiat media sosial Brian Krassenstein, percakapan terakhir Charlie Kirk dengan mahasiswa menyinggung jumlah kejadian penembakan massal di Amerika selama 10 tahun terakhir.
"Anda tahu berapa banyak transgender di Amerika yang menjadi pelaku penembakan massal selama 10 tahun terakhir?" tanya seorang mahasiswa.
Charlie Kirk menjawab dengan tenang, "Sangat banyak."
Mahasiswa yang sama pun membantah. Ia menjelaskan bahwa hanya ada lima pelaku penembakan dari golongan transgender.
Orang yang sama kembali bertanya apakah Charlie Kirk tahu berapa banyak kejadian penembakan massal di Amerika selama 10 tahun terakhir, dan pelakunya adalah orang umum.
Baca Juga: Siapa Charlie Kirk: Loyalis Donald Trump yang Tewas Ditembak saat Acara Kampus
"Menghitung atau tidak menghitung kekerasan gang?" jawab Charlie Kirk, tepat sebelum ditembak.
"Jawabannya adalah 5700," tulis Brian Krassenstein dalam cuitannya.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 12:10 siang waktu setempat. Ia baru 20 menit duduk dan berpidato di depan para audiens.
Kirk segera dievakuasi dan sempat menjalani operasi darurat, namun nyawanya tidak tertolong. Kehadiran istri Kirk, Erika Frantzve, dan kedua anaknya di lokasi kejadian menambah pilu peristiwa ini.
Pihak berwenang langsung mengambil langkah tegas dengan menutup kampus dan melibatkan FBI serta ATF untuk menyelidiki insiden tersebut secara mendalam.
Sementara itu, Donald Trump menyampaikan rasa dukanya melalui platform Truth Social, menggambarkan Kirk sebagai sosok luar biasa dan legendaris yang memiliki pemahaman mendalam terhadap generasi muda Amerika.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Diisukan Bakal Digeser dari KSP Saat Reshuffle Kabinet Hari Ini, Qodari Bilang Begini
-
Misteri Motif Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Satu Orang Pelaku Kini Diperiksa Intensif
-
Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan
-
Persija Wajib Kalahkan Persis di GBK, Mauricio Souza Fokus Benahi Penyelesaian Akhir
-
Harga Minyak Makin Amburadul Gara-gara Iran Perketat Blokir Selat Hormuz
-
Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, Pemprov DKI Siapkan 3 Rusun dan Fasilitas Lengkap
-
Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus
-
Sorot Kekerasan Ekstrem di Jalur Angkot Tanah Abang, Anggota DPRD Kevin Wu: Alarm Serius Bagi DKI
-
Isu Reshuffle Sore Ini: Qodari Dikabarkan Geser ke Bakom RI, Dudung Abdurachman Masuk KSP?
-
Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump