Suara.com - Palestina sebelumnya telah memperingatkan bahwa aksi pawai bendera Israel bisa memperpanas ketegangan antara Palestina dan Israel.
Ribuan massa Israel tetap menjalankan aktivitas pawai tahunan mereka di Kota Lama Yerusalem dengan penjagaan ketat untuk menghindari konflik dengan warga Palestina yang memprotes pawai. Laporan dari Reuters, sebagian besar massa dalam pawai menari dan bernyanyi, dan sebagian lainnya justru bersikap konfrontatif.
Selain pawai, polisi Israel sebut rekor 2600 warga Yahudi melakukan tur di komplek Al-Aqsa. Warga Palestina yang ingin mencegah tur ini merespon dengan pelemparan batu dan kembang api yang dibalas dengan granat setrum oleh polisi Israel.
Al-Aqsa sendiri adalah situs tersuci ke-3 dalam Islam. Dalam agama Yahudi, situs ini disebut ‘Temple Mount’. Pawai ini merupakan kegiatan tahunan oleh kelompok Yahudi nasional Israel, memperingati perayaan penaklukan Kota Lama Yerusalem pada tahun 1967 saat perang Timur Tengah.
Tahun lalu pawai ini memicu serangan roket oleh Hamas, yang memicu perang 11 hari dan membunuh sedikitnya 250 warga Palestina di Gaza, dan 13 orang di Israel.
Video: VOA Indonesia
Berita Terkait
-
Hansi Flick Terpaksa Biarkan Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina: Saya Nggak Suka!
-
Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat
-
Flick Respons Aksi Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina: Biasanya Ini Bukan Hal yang Saya Suka
-
Pakai Kaos Anti Madrid Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Parade Juara Barcelona
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Gibran Terdiam Saat Dengar Jawaban Santri di Jombang: Wah Kayak Debat Capres
-
Amien Rais Muncul Lagi, Kini Beri Kode Isu Menko Sulit Bertemu Presiden
-
Kondisi Terkini Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara yang Bongkar Kasus Ferdy Sambo
-
Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta, Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral
-
Loloskan Motor Listrik MBG, Purbaya Copot Dirjen Anggaran Luky Alfirman
-
Beda Dari Covid dan Influenza, Ini Kata WHO Tentang Penularan Hantavirus
-
Tuai Kritik! Viral Ketua DPRD Kepri Santai Naik Moge Tanpa Helm di Batam
-
Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung Pasca Persib Bungkam Persija 2-1
-
Polisi Amankan 321 WNA dari Penggerebekan Markas Judol di Hayam Wuruk Jakbar
-
Beda dari Negara Lain, Nonton Konser Westlife di Jakarta Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif