Suara.com - Nano Riantiarno, aktor sekaligus pendiri Teater Koma meninggal dunia. Seniman 73 tahun itu wafat di kediamannya pada Jumat (20/1/2023) pukul 06.58 WIB.
Kabar duka ini disampaikan sang istri, Ratna Riantiarno melalui postingan Instagram Story beberapa menit yang lalu. "Telah berpulang ke rumah Bapa di Surga, suami, ayah, kakak, guru kami tercinta, Nobertus (Nano) Riantiarno," demikian keterangan yang diunggah hari ini, Jumat (20/1/2023).
Melalui postingan itu pula, Ratna Riantiarno meminta doa sekaligus permintaan maaf, mewakili mendiang suaminya, Nano Riantiarno. "Mohon dimaafkan kesalahan beliau," ujar pemain film Petualangan Sherina ini.
Saat ini, jenazah Nano Riantiarno tengah berada di rumah duka kawasan Bintaro, Jakarta Selatan. Rencananya, peraih Piala Citra untuk kategori Penulis Skenario Terbaik ini akan dimakamkan di Bogor, Jawa Barat. Simak videonya.
Video Editor: Rahadyan Adi
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Nono Bocah NTT yang Pandai Matematika Meninggal Dunia Pekan Lalu
-
Kabar Duka, Aktor Nano Riantiarno Meninggal Dunia
-
Rahasiakan ke Keluarga, Nano Riantiarno Ternyata Idap Tumor Selama 4 Tahun
-
Kronologi Meninggalnya Nano Riantiarno, Berawal dari Benjolan di Paha
-
Aktor Sekaligus Pendiri Teater Koma, Nano Riantiarno Meninggal Dunia
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi