Suara.com - Dugaan aksi klitih kembali terjadi di Yogyakarta.
Parahnya, kejahatan jalanan itu nampak terjadi di pusat kota Jogja, yaitu titik nol kilometer.
Aksi tersebut diunggah oleh akun Twitter @RezkyRamadhanz pada, Rabu (7/2/2023). Video itu dibagikan ulang oleh sejumlah akun salah satunya @mhmmdyusufffff dan beredar luas di media sosial hingga menjadi viral.
Dalam rekaman video aksi pembacokan berdurasi 30 menit itu, sebelumnya para remaja tersebut terlihat sedang kejar-kejaran. Mereka kemudian berhenti tepat di seberang Gedung Kantor Pos Yogyakarta.
Kemudian, remaja yang menggunakan motor matic berwarna merah terlihat jelas mengayunkan celuritnya ke bagian kepala kepada remaja lainnya yang berlarian. Penghunusan benda tajam itu nampak 2 kali terjadi. Remaja yang hendak dibacok tersebut akhirnya berhasil melepaskan diri. Sementara pelaku pembacokan dan dua orang lainnya pergi melaju dengan sepeda motor.
Tak lama muncul dua remaja berbaju oren dan abu-abu berboncengan motor. Mereka mengayunkan senjata tajam ke sepeda motor yang tertinggal di pinggir jalan tersebut.
Video Editor: Kevin Philips
Berita Terkait
-
Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun
-
Vonis Kasus Tristan: 7 Pemuda Sleman Dihukum 8-10 Tahun, Cegah Klitih atau Murni Penganiayaan?
-
Bukan karena Cegah Klitih, Warga Sleman Divonis karena Penganiayaan Bersama
-
Ulasan Buku Jogja Bab Getih dan Klitih, Ketika Kemanusiaan Tergerus Kekerasan
-
Seret Sajam Di Jalanan, Gibran Geram Siap Habisi Pelaku Klitih yang Tertangkap
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
IDAI Peringatkan BGN terkait Risiko Susu Formula di Program MBG
-
Jawaban PK Entertainment soal Konser BIGBANG dari Kode Kuning dan Tiga Garis Hitam
-
Petani Punk Gunungkidul: Dari Jalanan Menuju Ketahanan Pangan Lokal
-
Chef Juna Kritik Karyawan Izin Mendadak karena Anak Sakit, Singgung SDM Indonesia
-
PDIP Usul Gibran Rakabuming Berkantor di IKN, PSI: Harusnya yang Didesak Itu Prabowo!
-
Sebut Penjahat Perang, Presiden Korea Selatan Mau Tangkap Benjamin Netanyahu
-
Menlu Sugiono Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Prabowo Izin Ngopi saat Pidato di DPR: Supaya Gak Ngantuk, Gerindra Ada Yang Tidur?
-
IDAI Kritik Susu Formula di Program MBG, Pangan Lokal Lebih Efektif
-
Dana Rp12 Triliun Mengendap di Rekening Pengelola MBG, Rawan Praktik Korupsi