Suara.com - Melihat kondisi geografis yang dinilai punya potensi, para petani yang di dominasi masyarakat cianjur punya mimpi yang ingin diwujudkan. Mereka berharap dengan terealisasinya mimpi tersebut bisa menganggkat harkat, derajat, dan martabat masyarakat dan juga membuat harga-harga hasil pertanian hasil petani lokal bersaing dipasaran.
Maka dari itu, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian mencoba untuk menyambut antusiasme warga cianjur dalam meraih mimpinya. Pemfasilitasan melalui program Agro Eduwisata yang nantinya diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan. Tak hanya wisatawan lokal, program ini bisa jadi magnet bagi turis mancanegara.
Hasilnya, kualitas para petani dan masyarakat sekitar juga dapat menjadi lebih terampil dan mandiri pada bidang agro teknologi dan agribisnis, dengan landasan potensi wisata serta provitas pertanian di Cianjur.
Berita Terkait
-
Regulasi Baru Disebut Bisa Pukul Kesejahteraan Petani Tembakau
-
Pemprov DKI Gandeng Petani Daerah Guna Penuhi Pasokan Beras Jakarta Jelang Ramadan
-
Aturan Tar dan Nikotin Dikhawatirkan Picu PHK Massal di Industri Kretek
-
Pemulihan Aceh Pascabencana: Ini Suara untuk Negara yang Lambat Bertindak!
-
Ironi Lumbung Pangan Indramayu: Harga Gabah Naik, Petani Terpaksa Beli Pupuk di Pasar Gelap
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Langkah yang Bicara: Kisah Fai dan Perjuangan Membangun Ruang Inklusi
-
Jadi Juri The Icon Indonesia, Ardhito Pramono Cari Seniman Bukan Cuma Penyanyi
-
Libur Imlek Dongkrak Penumpang Kereta Cepat Whoosh, Tembus 25 Ribu per Hari
-
Dicap Andre Taulany Aktris Termahal, Ini Respons Asri Welas
-
Guru Lakukan Hal Tak Senonoh pada 22 Siswa, Komisi X DPR RI Desak Sanksi Tegas
-
Prabowo Minta Video Hina MBG Dikumpulkan, Bakal Ditonton Setiap Malam
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan
-
Cak Imin Ingatkan Dampak Bencana Bisa Ciptakan Kemiskinan Baru
-
Memanas! Menteri KKP Angkat Bicara Atas Tuduhan Menkeu Purbaya soal Proyek Kapal
-
Hasto PDIP: Cetak Prestasi Dulu Sebelum Bicara Pilpres 2029