Suara.com - Para siswa di Shahapur, Maharashtra, India harus bertaruh nyawa setiap hari untuk pergi ke sekolah. Mereka menyeberangi danau dengan rakit seadanya bersama ayah mereka, dengan risiko tenggelam.
Ketiga siswa tersebut harus berjalan kaki sejauh 1,5 km tanpa alas kaki menuju danau, kemudian menaiki rakit yang terbuat dari pipa plastik, dan melanjutkan berjalan kaki sejauh 2km menuju sekolah.
Mereka membutuhkan waktu 2,5 jam setiap hari untuk sampai ke sekolah. Sang ayah mengaku tidak ada pilihan lain, karena anak-anaknya yang disekolahkan itu merupakan generasi pertama di keluarganya yang mengenyam pendidikan. "Jika mereka semua tercebur ke danau, saya tidak tahu siapa yang harus saya selamatkan terlebih dulu," ujarnya.
Komentar
Berita Terkait
-
WN India Berkali-kali Lecehkan Pramugari dalam Pesawat Singapore Airlines
-
Tekan Konsumsi BBM, Pemerintah Pertimbangkan ASN WFA dan Sekolah Daring
-
Video Alumni 'Protes' ke Prabowo Gara-Gara Sekolahnya Baru Bagus Setelah Lulus Viral di Medsos
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Terkini
-
Prabowo Ngaku Tahu Pengamat-pengamat 'Pesanan': Saya Punya Data Intelnya!
-
Sempat Berseteru di Acara TV, Feri Amsari Akui Abu Janda Ada 'Niat Jahat'
-
Dana Mengalir Sampai Tingkat Desa, Dana Program MBG Diawasi Intel Kejaksaan
-
Bagaimana Kebijakan di Bali, Jika Takbiran Lebaran dan Nyepi Berbarengan?
-
Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia
-
Ogah Cuma 'Mirip-miripan', Luna Maya Bongkar Rahasia Pendalaman Karakter Suzzanna di Film Terbarunya
-
Reza Rahadian Jujur Ungkap Alasan Main di Film Suzzanna
-
Paman Gibran, Anwar Usman Pamit dari MK: Ini Sidang Terakhir, Saya Mohon Maaf
-
Sambel Belut Gelut, Hidangan Langka yang Jadi Ide Kuliner dan Berbuka Puasa
-
Jaksa yang Tuntut Mati ABK Fandi Ramadhan Minta Maaf, Akui Jadi Bahan Evaluasi