- Pemerintah membahas skema kerja fleksibel ASN dan pembelajaran daring sekolah sebagai upaya menekan konsumsi BBM mulai April 2026.
- Rapat koordinasi yang dipimpin Menko PMK Pratikno merumuskan lima strategi utama efisiensi energi lintas instansi.
- Kebijakan efisiensi energi harus terukur berbasis data agar tidak mengganggu layanan publik dan proses belajar mengajar.
Suara.com - Pemerintah mulai menyiapkan sejumlah langkah untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di berbagai sektor layanan publik. Salah satu opsi yang dibahas adalah penerapan skema kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga kemungkinan penyesuaian metode pembelajaran sekolah secara daring mulai April 2026.
Hal itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis Kebijakan Penghematan BBM yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno secara daring pada Senin (16/3/2026). Rapat tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk merumuskan langkah efisiensi energi di sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
Pratikno menegaskan kebijakan penghematan energi harus dirancang secara terukur dan berbasis data agar tidak mengganggu layanan kepada masyarakat, termasuk proses belajar mengajar.
“Langkah efisiensi harus disusun secara terukur dan berbasis data konsumsi energi serta tingkat mobilitas di masing-masing sektor, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif yang berlebihan bagi masyarakat,” ujar Pratikno.
Dalam rapat tersebut, pemerintah menyepakati lima strategi utama untuk menekan konsumsi energi lintas instansi. Pertama, penerapan skema kerja fleksibel atau flexible working arrangement bagi ASN. Kedua, penguatan pemanfaatan platform digital untuk mendukung efektivitas kerja.
Strategi berikutnya adalah pembatasan mobilitas perjalanan dinas, penerapan langkah hemat energi dalam operasional gedung perkantoran, serta penyesuaian metode pembelajaran antara daring dan luring sesuai karakteristik mata pelajaran.
Meski demikian, kegiatan pembelajaran yang bersifat praktikum tetap diarahkan berlangsung secara tatap muka untuk menjaga kualitas proses belajar. Pendekatan ini akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenjang pendidikan.
Dalam pembahasan rapat, pemerintah juga mencatat sejumlah isu yang masih memerlukan kajian lanjutan. Di antaranya mekanisme distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika terjadi perubahan pola kehadiran siswa di sekolah akibat pembelajaran daring, serta skema pembiayaan alternatif untuk mendukung akses internet bagi peserta didik.
Kebijakan penghematan energi lintas sektor tersebut direncanakan mulai berlaku pada April 2026. Pemerintah menilai koordinasi antar kementerian dan lembaga menjadi kunci agar kebijakan ini berjalan efektif tanpa mengganggu pelayanan publik.
Baca Juga: Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara
“Koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci agar kebijakan efisiensi energi dapat berjalan efektif, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal,” kata Pratikno.
Hasil rapat koordinasi tersebut selanjutnya akan dirumuskan dalam laporan kepada Presiden Prabowo Subianto yang memuat gambaran konsumsi energi di sektor pembangunan manusia dan kebudayaan sekaligus rekomendasi langkah-langkah penghematan yang dapat diterapkan pemerintah.
Berita Terkait
-
Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara
-
Selamat Tinggal Mobil Dinas Baru: Strategi Ekstrem Prabowo Tiru Pakistan Hadapi Krisis BBM
-
WFA Jelang Lebaran 2026, Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek Turun 29 Persen Hari Ini
-
Penumpang KRL Jabodetabek Anjlok 29 Persen Akibat Kebijakan WFA
-
CORE Wanti-wanti Ekonomi RI Bisa Menderita Efek Perang Iran-AS
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Inggris Naikkan Level Bahaya Terorisme Usai Penusukan Orang Yahudi di Golders Green
-
Momen Tak Terduga di May Day 2026: Usai Pidato, Prabowo Lepas Baju dan Lempar ke Buruh
-
Dasco Dipuji Buruh usai Pembentukan Desk Ketenagakerjaan, Dinilai Bantu Kaum Pekerja
-
Sufmi Dasco Ahmad Tuai Sanjungan pada May Day 2026 usai Sahkan UU PPRT
-
Hizbullah Punya Senjata Baru Mematikan Lawan Israel, Drone Kabel Optik
-
7 WNI Ditangkap Otoritas Arab Saudi, Diduga Kasus Haji Ilegal dan Pelanggaran Finansial
-
Palang Darurat Sudah Dipasang, KAI Ancam Tutup Perlintasan Bekasi Timur Jika Tak Dijaga
-
Kemnaker dan Transjakarta Kerja Sama untuk Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Sektor Transportasi
-
QRIS wondr by BNI Bisa Dipakai di China, Transaksi Lintas Negara Makin Mudah
-
Iran Tutup Selat Hormuz dan Siapkan Senjata Rahasia untuk Hadapi Blokade Amerika Serikat