Suara.com - Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso menyoroti pentingnya kualitas dan kuantitas tidur bagi anak, terkait kebijakan yang mewajibkan siswa masuk sekolah pukul 05.30 WITA di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Dalam acara di Jakarta, Kamis (2/3), Piprim mengatakan bahwa kualitas tidur berkaitan erat dengan kondisi kesehatan, termasuk imunitas, yang dapat menurun akibat kemungkinan anak begadang karena bermain gawai atau faktor lainnya.
Selain itu IDAI menyatakan bahwa kebijakan tersebut berpotensi menurunkan imunitas anak yang masih mengalami pertumbuhan. Pasalnya, kualitas tidur menjadi hal yang sangat penting bagi anak-anak.
“Sebetulnya yang terpenting bagi anak itu adalah kualitas tidur yang cukup,” ucap Ketua Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso dalam konferensi pers di Jakarta.
Piprim menegaskan bahwa kualitas tidur sangat mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang, terutama anak-anak. Ia mengingatkan anak-anak yang duduk di bangku SMA idealnya membutuhkan waktu tidur selama 7-8 jam sehari. (ANTARA/Prisca Triferna Violleta/Denno Ramdha Asmara/Nanien Yuniar)
Berita Terkait
-
Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui
-
Udara Lebih Bersih, Rumah Lebih Nyaman: Inovasi AC yang Jawab Kebutuhan Keluarga Modern
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Kunjungan Gibran ke NTT, Ingin Pesantren dan Gereja Dilibatkan Dalam MBG
-
Menurut Islam, Posisi Tempat Tidur yang Baik Menghadap ke Mana?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
Podcast Tiga Dara: Jakarta untuk Perempuan, Sudah Jadi Ruang Aman atau Belum?
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga
-
Naik Motor Listrik, Gibran Blusukan ke Agats Asmat Pantau Program Prioritas
-
Anggaran 7 Kemenko Disahkan Banggar DPR, Nilainya Tembus Rp3,1 Triliun
-
Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam
-
Korea Selatan Putus Semua Kanal Komunikasi dengan Korea Utara
-
Rencana Negosiasi Damai AS-Iran di Swiss Ditunda