Suara.com - Pasca reformasi '98 yang bersamaan dengan lengsernya presiden kedua RI Soeharto, sejumlah aktivis mulai menancapkan eksistensinya di dunia politik praktis.
Dari mulai pengurus dan elite partai, anggota dewan hingga masuk ke lingkaran dalam pemerintahan. Namun hal itu sejauh ini belum membuat beberapa aktivis lainnya tertarik untuk ikut arus tersebut.
Termasuk bagi Toto Prastowo, mahasiswa IKIP (sekarang Universitas Negeri Jakarta) angkatan '92 dan Syahrul Munir, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta angkatan 97.
Keduanya aktif di organisasi kampus dan mengikuti serangkaian aksi menggulingkan Soeharto pada tahun 1998. Mereka menjadi bagian dari saksi sejarah di kotanya masing-masing, yakni Jakarta dan Yogyakarta. Toto Prastowo mengaku tidak berminat sama sekali untuk terjun ke politik praktis.
Dia memilih untuk berwirausaha. Sedangkan Syahrul Munir mengatakan saat ini belum berpikir untuk terjun ke politik praktis, meskipun dirinya tidak menutup kemungkinan itu di masa depan.
Syahrul Munir kini aktif sebagai petani. Meski begitu, keduanya tetap menjunjung nilai-nilai aktivisme di kegiatan rutinnya sekarang. "Hidup ini juga berpolitik, pilihannya sekarang hanya, kita masuk partai atau tidak," kata Syahrul Munir. Simak video lengkapnya!
Berita Terkait
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Klaim iran Kalah dan Hormuz Dibersihkan, Donald Trump Ucap 'Alhamdulillah'
-
Vatikan: Doa Saja Tak Cukup, Umat Diminta Bergerak Hentikan Perang di Iran
-
Kaesang Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo
-
Gonta Ganti Jati Diri Berubah Jadi Perempuan Lagi, Lucinta Luna Panen Hujatan
-
Sok-sokan Edukasi Bahaya Martabak, Steven Wongso Ternyata Punya Gaya Hidup Berbahaya
-
Diduga Kendalikan Tender, Kejagung Beberkan Keterlibatan Riza Chalid di Kasus Petral
-
Viral Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain
-
Blak-blakan di Depan Erick Thohir, John Herdman Desak PSSI Benahi Pembinaan Usia Dini
-
Donald Trump Peringatkan China soal Pasokan Senjata ke Iran
-
Viral! Bayi Nyaris Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain