Suara.com - Yongjugol di Kota Paju, Korea Selatan, telah dikenal sebagai kawasan wisata malam sejak 1950an. Di masa itu, kawasan tersebut kerap dikunjungi tentara Amerika Serikat yang ditugaskan di wilayah itu saat Perang Korea.
Namun, sejak 2004, pemerintah Korea Selatan melarang praktik prostitusi dan Yongjugol menjadi kawasan wisata malam ilegal. Pemerintah Kota Paju berencana menutup Yongjugol terkait dugaan perdagangan manusia di wilayah itu.
Pemerintah bahkan memasang CCTV untuk mengawasi kegiatan warga. Tidak hanya itu, lembaga nirlaba lokal baru-baru ini juga menggelar tur mingguan untuk memperingatkan adanya bahaya perdagangan orang di Yongjugol.
Hal tersebut semakin membuat warga dan pekerja seks di Yongjugol terintimidasi dan memicu mereka berunjuk rasa. "Kami merasa sangat dipermalukan," ujar seorang pekerja seks. "Kami bukan hewan di kebun binatang."
Berita Terkait
-
Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
-
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza
-
Donald Trump Puji Presiden Prabowo di Pertemuan Perdana BoP: Sosok Pemimpin Tangguh
-
Perjanjian Tarif Resiprokal RI-AS Diketok, Ini Kata Pengamat
-
Misi Damai dan Ekonomi di Washington: Prabowo Sebut RI Teman Sejati AS
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Jawaban Menkeu Purbaya usai Bea Cukai Sita Bantuan Bencana Sumatra dari Diaspora
-
Bidik Investasi Global, Prabowo Sodorkan 18 Proyek Hilirisasi Strategis Ke Investor AS
-
Fakta Baru Kasus Koper Narkoba: Polri Ungkap Relasi AKBP Didik dan Aipda Dianita
-
Bakal Ketemu Richard Lee di Polda Metro Jaya, Doktif: Siapkan Jantung Kamu!
-
Misi Unik Fedi Nuril Main di Film Dark Comedy 'Gak Ada Matinya!'
-
NGORBIT: Kevin Julio dan Meriam Bellina Mengupas Tuntas Konflik Batin di 'Titip Bunda Di Surga Mu'
-
Legislator PDIP Minta Jokowi Bertanggung Jawab soal Revisi UU KPK
-
Viral, 'Tembok Ratapan Solo' di Google Maps Rumah Jokowi
-
Tiga Rumah Nia Daniaty Terancam Disita, Buntut Rp8,1 Miliar Kasus CPNS Bodong
-
Podcast: Korupsi Politik dan Penyimpangan Kekuasaan di Balik Penegakan Hukum