Suara.com - Yongjugol di Kota Paju, Korea Selatan, telah dikenal sebagai kawasan wisata malam sejak 1950an. Di masa itu, kawasan tersebut kerap dikunjungi tentara Amerika Serikat yang ditugaskan di wilayah itu saat Perang Korea.
Namun, sejak 2004, pemerintah Korea Selatan melarang praktik prostitusi dan Yongjugol menjadi kawasan wisata malam ilegal. Pemerintah Kota Paju berencana menutup Yongjugol terkait dugaan perdagangan manusia di wilayah itu.
Pemerintah bahkan memasang CCTV untuk mengawasi kegiatan warga. Tidak hanya itu, lembaga nirlaba lokal baru-baru ini juga menggelar tur mingguan untuk memperingatkan adanya bahaya perdagangan orang di Yongjugol.
Hal tersebut semakin membuat warga dan pekerja seks di Yongjugol terintimidasi dan memicu mereka berunjuk rasa. "Kami merasa sangat dipermalukan," ujar seorang pekerja seks. "Kami bukan hewan di kebun binatang."
Berita Terkait
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Lucinta Luna Klaim Sudah Dilirik Brand dan PH Korea, Cuma Ngaku-Ngaku?
-
Redam Ketegangan, Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Penyesalan kepada Korea Utara
-
Respons Iran Usai AS dan Isarel Ancam Tingkatkan Serangan, Selat Bab el Mandeb Berpotensi Ditutup
-
Fajar Berdarah di Teheran, Serangan Gabungan AS-Israel Tewaskan 13 Warga
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Pasokan Bahan Baku Pupuk Kimia Berpotensi Terancam
-
Seskab Teddy Ungkap Hasil Lawatan Prabowo: Rp575 Triliun Komitmen Bisnis
-
Jokowi Telepon MBS, Tanya Kapan Perang Iran Selesai: Dijawab Gak Jelas
-
Viral Kereta Whoosh Berhenti di Kopo Bandung Gara-gara Ada Seng Nyangkut
-
Fahri Hamzah Merespons Pernyataan Saiful Mujani Soal 'Jatuhkan Prabowo'
-
7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas
-
Erika Carlina Emosi Okin Jual Rumah Rachel Vennya: Parah Lu Ya!
-
Menolak Punah: Film Dokumenter Dandhy Laksono Ungkap Ancaman Mikroplastik dari Pakaian
-
Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi, Jusuf Kalla Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Makna Paskah dalam Kehidupan: Lebih dari Sekadar Perayaan