Suara.com - ASEAN dan Tiongkok menyepakati Panduan untuk mempercepat perundingan Code of Conduct atau kode etik di Laut Tiongkok Selatan. Panduan code of conduct merupakan salah satu mekanisme yang diharapkan bisa mencegah konflik di Laut Tiongkok Selatan.
Sepuluh negara ASEAN dan China telah menyepakati pembacaan pertama atau first reading isi kode etik (Code of Conduct/CoC) Laut China Selatan pada pekan ini.
"Proses perundingan CoC Laut China Selatan antara China-ASEAN baru dua hari lalu selesai, di mana ASEAN dan China sudah selesaikan first reading CoC di Penang, Malaysia, dua hari lalu," kata Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, Jose Antonio Morato Tavares, dalam jumpa pers rutin di kantornya, Jumat (26/7).
Jose menuturkan penyelesaian tahap pertama pembacaan isi CoC ini merupakan kemajuan signifikan terkait penyelesaian kode etik Laut China Selatan yang telah digodok hampir dua dekade lamanya.
Kode etik ini sengaja dibentuk untuk mengatur negara-negara yang berada di sekitar Laut China Selatan, menyusul sengketa antara China dan sejumlah negara ASEAN yang saling mengklaim perairan itu. Simak video lengkapnya!
Sumber: VOA Indonesia
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Eks Caleg Nasdem yang Diusulkan Jadi Pelatih Timnas Gantikan John Herdman
-
28 Pemain Bangladesh untuk Hadapi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Borussia Monchengladbach Kasih Kevin Diks Jabatan Penting
-
Kalau John Herdman Gagal di FIFA ASEAN Cup 2026, Ganti Saja dengan Nilmaizar
-
Luke Vickery Tolak Tawaran Klub Inggris, Pilih Bertahan di Australia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan