Suara.com - Finalis Miss Universe Indonesia 2023 sekaligus korban dipaksa bugil saat pengecekan badan mengungkap lokasi saat mereka tiba-tiba dipanggil untuk body checking.
Mulanya seluruh finalis dikabarkan untuk melakukan fitting gaun di ballroom hotel. Namun saat di dalam ruangan, tiba-tiba agenda berubah menjadi body checking.
Mereka diminta masuk bergiliran ke dalam satu tempat yang tidak ada pintunya dan hanya ditutup pembatas berupa sekat kayu. Seluruh kamera CCTV di ruangan itu hanya ditutup kain yang tidak terjamin keamanannya.
"Karena di ballroom itu kan ada CCTV. Nah apakah CCTV itu menangkap? Karena kan itu hanya ditutup dengam banner, dengan gantungan baju, jadi banyak celah-celah, bisa orang berlalu lalang," kata Mellisa Anggraini selaku kuasa hukum korban usai membuat laporan di Polda Metro Jaya, Senin (7/8/2023).
Yang paling dikhawatirkan para korban adalah kamera CCTV itu masih bisa menangkap tubuh bugil mereka dan videonya disebar oleh oknum tidak bertanggung jawab. Maka dari itu rekaman CCTV hotel tersebut akan menjadi salah satu fokus penyelidikan para penyidik Polda Metro Jaya.
Video Editor: Yulita Futty Hapsari
Berita Terkait
-
Sarah COO Miss Universe Indonesia Divonis 16 Bulan Penjara, Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual
-
Kasus Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia Siap Disidangkan, Korban Minta Ada Tersangka Lagi
-
Tersangka, COO Miss Universe Indonesia Andaria Sarah Dewia Resmi Ditahan Polisi
-
CEO Miss Universe Indonesia Bantah Ada Pelecehan, Sally Giovanny: Hak Dia Mengelak
-
Biodata dan Profil Andaria Sarah Dewia, COO Miss Universe Jadi Tersangka Kasus Body Checking
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam
-
Korea Selatan Putus Semua Kanal Komunikasi dengan Korea Utara
-
Rencana Negosiasi Damai AS-Iran di Swiss Ditunda
-
Respon Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Executive Talk | Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni
-
Roy Suryo dan dr Tifa Resmi Ditahan, Sempat Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
-
Davina Karamoy Jadi Korban Hanania Grup, DP Haji Plus Senilai 10.000 USD Terancam Raib
-
Menpar Widi Minta Anggaran Rp709 Miliar, Keponakan Prabowo: Sudah Lapor Presiden? Belum?
-
Kunjungan Gibran ke NTT, Ingin Pesantren dan Gereja Dilibatkan Dalam MBG