Suara.com - Jambore Pramuka Dunia ke-25 yang dilaksanakan di Korea Selatan sejak Jumat, (01/08/2023) terpaksa harus berakhir pada Senin (07/08/2023) pagi karena banyak faktor.
Pembatalan kegiatan Jambore Pramuka yang harusnya baru akan berakhir pada Sabtu, (12/08/2023) mendatang menjadi kekecewaan besar bagi para anggota pramuka dari berbagai belahan dunia. Para praja muda karana ini telah merencanakan dan menantikan pertemuan para penerus gerakan pramuka dunia tersebut selama bertahun-tahun.
Hal ini pun juga menjadi pukulan keras bagi Gerakan Kepanduan Dunia yang berharap Jambore Dunia ini dapat menjadi ajang promosi perdamaian dan pemahaman soal pramuka di kalangan anak muda dari seluruh dunia.
Namun, berbagai faktor yang mengancam keselamatan para panitia penyelenggara dan peserta pun akhirnya membuat Jambore ini terpaksa diakhiri lebih cepat. Berbagai situasi mencekam pun dihadapi para peserta. Lalu, seperti apa situasi yang mereka hadapi? Simak videonya.
Voice Over/Video Editor : Oliv/Farrel
Berita Terkait
-
Korea Selatan Putus Semua Kanal Komunikasi dengan Korea Utara
-
Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko
-
Respon Mengejutkan Kiper Timnas Korsel Usai Blunder Fatal Lawan Meksiko
-
Meksiko Hajar Korea Selatan, El Tri dan Taeguk Warriors Sama-sama Cetak Rekor Unik
-
Hong Myung-bo Minta Korea Selatan Lupakan Kekalahan dari Meksiko, Fokus ke Laga Penentuan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
Podcast Tiga Dara: Jakarta untuk Perempuan, Sudah Jadi Ruang Aman atau Belum?
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga
-
Naik Motor Listrik, Gibran Blusukan ke Agats Asmat Pantau Program Prioritas
-
Anggaran 7 Kemenko Disahkan Banggar DPR, Nilainya Tembus Rp3,1 Triliun
-
Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam
-
Korea Selatan Putus Semua Kanal Komunikasi dengan Korea Utara
-
Rencana Negosiasi Damai AS-Iran di Swiss Ditunda