Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong bersyukur Pratama Arhan tidak lagi berseragam Tokyo Verdy. Ini karena sang pemain hampir tidak mendapat menit bermain.
Kontrak Pratama Arhan bersama Tokyo Verdy akan berakhir pada 31 Desember 2023. Sejak bersama klub asal Jepang itu, Arhan memang sedikit mendapat menit bermain.
Pratama Arhan baru tampil sekali di J2 League alias kompetisi kasta kedua Liga Jepang, itu pun hanya 10 menit. Arhan lebih banyak bermain di Emperor's Cup.
Catatan menit bermain Pratama Arhan sedikit lebih baik daripada J2 League. Ia tampil dua kali dengan total waktu 200 menit.
Shin Tae-yong pun mendukung keputusan Pratama Arhan hengkang dari Tokyo Verdy. Baginya yang terpenting adalah Arhan bisa mendapat menit bermain.
"Saya berharap pemain yang pemain pindah kemanapun harus dapat bermain di timnya. Dan dia (Pratama Arhan).hampir tidak main di Tokyo Verdy," kata Shin Tae-yong saat ditemui dalam pembukaan turnamen Nusantara Open di Bekasi, Kamis (14/12/2023). Simak video lengkapnya!
Video Editor: Zay
Berita Terkait
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan
-
Dua Pemain Keturunan Indonesia Kirim Ucapan Menyentuh HUT RI 81
-
Comeback Dramatis, Dean James Bantu Go Ahead Eagles Tahan Feyenoord 2-2
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi