Suara.com - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI kembali disorot publik gara-gara kebijakannya. Baru-baru ini, muncul wacana tentang tiket konser, tisu hingga deterjen dikenakan cukai.
Rubiyanto selaku Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai DJBC menjelaskan dalam sebuah kuliah umum baru-baru ini, tisu dan deterjen jadi contoh produk yang merusak lingkungan gara-gara penggunaan berlebih.
Wacana pengenaan cukai ke barang-barang konsumsi harian seperti deterjen hingga tisu pun mulai dikomentari publik. Termasuk dari kalangan artis, komika Indra Frimawan pun sempat bingung saat mendengar wacana itu.
"Gimana ya?," ujar Indra Frimawan sambil menghela napas, dalam sesi bincang-bincang santai dengan tim Suara.com di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (27/7/2024).
Bagi Indra Frimawan, pemerintah sudah cukup sering mengeluarkan kebijakan kontroversial. Sebagai bagian dari masyarakat yang harus mengikuti aturan, Indra sudah lelah memberikan kritik karena tidak akan didengar juga.
"Bukan sekali dua kali juga kan, ada kebijakan yang cukup kontroversial. Jadi, ya sudah lah, terima-terima aja lah. Udah capek juga ya kalau mau berkomentar," imbuh Indra Frimawan.
Video Editor: Zayadi
Berita Terkait
-
Kasus Suap Impor Barang KW, KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
-
KPK Bicara Soal Potensi PT Bluray Jadi Tersangka Korporasi dalam Kasus Bea Cukai
-
Sosok Pemilik Bening Luxury, Perusahaan Perhiasan Mewah Disegel Bea Cukai
-
Modus Underinvoicing, Toko Emas Bening Luxury Disegel Bea Cukai
-
Skandal Safe House Bea Cukai, KPK Bongkar Modus Masif Penyimpanan Uang Suap Impor Barang KW
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Pakar UI Ingatkan Indonesia Waspadai 'Akal Bulus' Israel dalam Rekonstruksi Gaza
-
Alumni LPDP Bangga Anak Bukan WNI, Melaney Ricardo Beri Sindiran Keras
-
Drama Kasus Tual: Kenapa Kapolda Maluku Kejar Tenggat Waktu Pelimpahan Berkas Bripda Siahaya?
-
MUI: Kalau Barang Amerika Masuk Tanpa Label Halal Jangan Dibeli!
-
Kontrak Freeport Diperpanjang, Bahlil: Saham Indonesia Jadi 63 Persen Pada 2041
-
Tanggapan Purbaya, Kemenkeu Klarifikasi soal Gugatan Guru Honorer untuk Anggaran MBG UU APBN 2026
-
Tarif Trump Berubah Jadi 10 Persen, Seskab Teddy: Kita Sedia Payung Sebelum Hujan
-
Pramono Anung Respons Keluhan Warga, Lapangan Padel Bermasalah Akan Ditertibkan
-
Waspada Gula Darah Naik? Ini Jawaban Ilmiah Konsumsi Kurma untuk Diabetes
-
Anggaran Pendidikan 2026 Naik, Mendikdasmen Pastikan MBG Tak Kurangi Dana Sekolah