Suara.com - Razman Arif Nasution akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara tertulis kepada Mahkamah Agung (MA). Hal ini dilakukan sang pengacara berdasarkan hasil sidang kode etik DPN Peradi Bersatu pada Jumat (14/2/2025) lalu.
Kali ini, pengacara 54 tahun tersebut mengakui perbuatannya membuat ricuh di persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Utara pasa 6 Februari lalu adalah salah. Razman mengaku khilaf.
"Kami tadi sudah menyerahkan surat resmi permohonan maaf, mudah-mudahan permohonan maaf ini akan disambut positif oleh Bapak Ketua Mahkamah Agung," kata Razman Arif Nasution usai saat ditemui di Mahkamah Agung di kawasan Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (17/2/2025).
"Karena seyogyangnya, kami sebagai manusia tempatnya salah dan kekhilafan. Kami tentu tidak ada maksud untuk merendahkan suatu lembaga atau penguasa, apalagi mefitnah atau mencemarkan," ucapnya menyambung.
Selain mengakui kesalahannya, pengacara 54 tahun tersebut tak ingin menyimpan dosa jelang Bulan Ramadan. Kini Razman melunak dan berharap permohonan maafnya diterima.
Video Editor: Tikha
Berita Terkait
-
Terbukti Selingkuh, Hakim di Sulteng dan Sabang Dipecat, Ada yang Tega Palsukan Data Istri
-
Terpopuler: 7 Gaya Glamor Istri Gubernur Kaltim, Kapan THR ASN Cair?
-
Hotman Paris Desak Status WNI Dwi Sasetyaningtyas LPDP Dicabut, Apa Dampaknya?
-
Menohok, Cara Hotman Paris Desak DPR Panggil Jaksa yang Tuntut Fandi Hukuman Mati
-
'Dia Pernah Jadi Klienku 25 Tahun', Hotman Paris Colek Prabowo Soal Nasib ABK Fandi Ramadhan
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Tips Memilih Olahraga yang Aman saat Berpuasa
-
Paus Minta AS Hentikan Serangan di Timur Tengah, Trump Justru Bersiap Tingkatkan Operasi
-
SBY Wanti-wanti Konflik Iran vs AS-Israel Merembet Jadi Perang Dunia III
-
Sikapi Konflik Iran-AS, Rhoma Irama: Dunia Ini Hanya Permainan dan Senda Gurau
-
Rusia, China, dan Korea Utara Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Arab Saudi Cegat 5 Drone, Ketegangan Timur Tengah Meningkat
-
Terekam CCTV Polisi Tembak Remaja di Makassar, Korban Meninggal Dunia
-
Diamankan dalam Rangkaian OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, 11 Orang Tiba di Gedung KPK
-
JK: Prabowo Siap Jadi Mediator Konflik Iran, Asalkan...
-
Di Balik Serangan Besar, Ini Strategi Senyap CIA dalam Melacak Posisi Ali Khamenei