Suara.com - Pemerintah Republik Indonesia secara resmi memaparkan proyeksi indikator makroekonomi dalam Kerangka Ekonomi Makro (KEM) 2027 sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasar domestik di tengah ketidakpastian global.
Dalam rapat dengan DPR, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan beberapa indikator mengenai keuangan negara.
Pemaparan data indikator ini dirilis sebagai panduan kebijakan fiskal-moneter menyusul dinamika geopolitik internasional yang masih bergejolak serta ketidakpastian kebijakan ekonomi Amerika Serikat yang memicu kenaikan inflasi.
Melalui rencana ini, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional berada pada kisaran 5,8% hingga 6,5%, yang diharapkan mampu memperkuat daya tahan ekonomi domestik dari berbagai guncangan eksternal.
Selengkapnya dalam video ini.
Creative/Video Editor:Leo/Vanya
Berita Terkait
-
5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'
-
Indonesia-Singapura Umumkan Kerja sama Ekonomi, Dari Investasi hingga Rute Pesawat
-
Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN
-
Bagaimana Desa Jatimulyo Membuktikan Konservasi dan Kesejahteraan Bisa Berjalan Bersama
-
Rupiah Menguat ke Rp17.900, Efek Gerilya Akhir Pekan Dasco
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Luhut Menghadap Prabowo, Respons Kenaikan Suku Bunga BI Curi Perhatian
-
Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana, Benarkah Calon Menkeu Baru?
-
Korupsi Haji, Bos Maktour Blak-blakan Pernah Temui Yaqut Minta Kuota Haji Khusus
-
Rekonstruksi Kasus Day Care Little Aresha Jogja, Orangtua Emosi Maki-maki Para Pelaku
-
Kabar MBG Bakal Libatkan Kantin Sekolah, Istana: Sedang Dikaji Pimpinan BGN yang Baru
-
Detik-detik Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN dan Said Iqbal sebagai Penasihat Presiden
-
Detik-detik Persija Kenalkan Shin Tae-yong Sebagai Pelatih Baru
-
Purbaya Tertawakan Kabar Dirinya Mundur dari Jabatan Menteri Keuangan
-
Acha Septriasa Bahas Yellow Flag yang Sering Dianggap Sepele di Pernikahan
-
Jawaban Slank Dibilang Kembali ke 'Setelan Pabrik' Usai Rilis Lagu Republik Fufufafa