/
Senin, 08 Agustus 2022 | 20:12 WIB
Kepulangan jamaah haji Kloter 32 Embarkasi Surabaya (SUB 32) diwarnai badai pasir di Bandara Madinah, Minggu (7/8/2022) (ANTARA/HO.MCH2022) (Antara/HO.MCH2022)

SuaraBandung.comBandara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Arab Saudi, diterjang badai pasir, Minggu (78/2022). Sempat mengganggu aktifitas penerbangan selama 15 menit, namun tidak berimbas pada kepulangan jemaah Haji Indonesia.  

Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan dan Kedatangan dan Kepulangan (Yanpul) Daerah Kerja (Daker) Bandara, Edayanti Dasril, mengatakan badai pasir sempat mengganggu lalu lintas pesawat di Bandara Madinah. Penerbangan sempat dihentikan sejenak karena cuaca buruk demi keselamatan.

"Cuaca tidak mendukung untuk keselamatan penerbangan, semua pesawat sempat di-hold. Tadi ada negara India yang di-hold hingga cuaca membaik," dikutip dari suara.com. 

Kendati demikian, lanjut Edayanti, badai tersebut tidak berimbas kepada penerbangan haji Indonesia. Tidak ada revisi jadwal dari penerbangan yang mengangkut jemaah haji asal Indonesia.

"Hingga sekarang belum ada revisi jadwal (penerbangan jemaah haji Indonesia). Semua masih on time," ujar Edayanti.

Sebelumnya, badai pasir mewarnai pemulangan jemaah haji kloter SUB 32 di Bandara Pangeran Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Arab Saudi, Minggu (7/8/2022). Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun  Bus yang membawa Jemaah sempat tertahan.  

Load More