SuaraBandung.id - Anak SMP di satu sekolah di Garut bertindak sangat sadis pada teman satu kelasnya sendiri.
Anak SMP itu sebut saja Rambo (13), dengan teganya melakukan perundungan atau bullying pada teman di sekolahnya.
Korban M (13) siswa SMP di Cikajang Garut, harus mengalami luka serius, bahkan sampai tak sadarkan diri akibat kekerasan yang dilakukan Rambo.
Tentang tindak bully di sekolah tersebut dibenarkan Kapolsek Cikajang, Iptu Sularto.
Kapolsek mengungkapkan, kejadian tersebut terjadi di ruangan kelas di satu sekolah di Cikajang pada Rabu (10/8/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.
Saat kejadian, korban mengalami luka serius hingga tak sadarkan diri akibat dianiaya oleh teman kelasnya sendiri Rambo.
"Diduga terjadi tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan dengan cara mencekik, dan memukul serta membenturkan kepala korban ke meja belajar," jelasnya dalam keterangan tertulis seperti dikutip SuaraBandung.di dari akun Instagram Infogarut, Rabu (16/8/2022).
Kapolsek menyebutkan, tindakan kekerasan di lingkungan sekolah itu diduga dilakukan oleh dua orang yang merupakan teman sekelas korban.
Kondisi korban saat ini, kata Kapolsek, masih dilakukan rawat inap di Puskesmas Cikajang.
Adapun penyebab tindak pidana tersebut pihaknya masih melakukan pendalaman.
Menurut keterangan dari pihak pelapor, kasus bullying di lingkungan sekolah sudah sering terjadi bahkan ada yang sampai mengalami depresi. Namun kasus tersebut diduga selalu ditutupi oleh pihak sekolah.
Aksi Rambo "senyap"
Bupati Garut Rudy Gunawan terlihat sangat kaget saat diminta penjelasan kenapa kekerasan pada anak masih terjadi di sekolah.
Bupati mengaku belum mendapatkan laporan terkait kasus perundungan yang mengakibatkan korban tidak sadar.
"Wah benar gitu (kasus bully). Ada siswa yang menjadi korban perundungan? Di mana dan kapan hal itu terjadi? Saya lo tak mendapatkan laporan (kasus bully)," tutur Rudy Gunawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah
-
Ganas dengan CBR250RR, Pembalap Yogyakarta Sukses Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Buriram
-
Pengamat: Kebijakan BPJS Soal Korban Kejahatan Ciptakan 'Korban Ganda' bagi Warga Miskin
-
JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak
-
Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan
-
Carlos Valderrama, Legenda yang Jadi Otak Permainan Kolombia di Tiga Edisi Piala Dunia
-
Pemprov Kepri Rencana Bikin Lintasan Kapal Feri Rute Tanjungpinang-Batam
-
Modus Deepfake Marak di Media Sosial, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Digital
-
PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai
-
Teknologi AI Disalahgunakan, Penipuan Deepfake Ancam Keamanan Data dan Finansial Masyarakat