/
Selasa, 23 Agustus 2022 | 11:33 WIB
Foto kolase pemakaman Brigadir J yang sedang dibongkar dan foto Ferdy Sambo bersama ajudannya. (Instagram kadivpropam, istimewa)

Choirul Anam mengatakan ada tiga grup yang sebelum Brigadir J dieksekusi ada, tetapi sudah dihilangkan setelah terjadinya eksekusi mati.

"Ada tiga grup (WhatsApp) yang dulunya dia (Brigadir J) ada, jadi nggak ada. Itu penting dilacak WA (WhatsApp). Fisik HP-nya juga hilang," ungkap Anam.

Operasi senyap jam 1 pagi

Selain itu, ada hal baru yang diungkap Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik.

Dalam pendalaman yang sudah dilakukan, Ahmad Taufan Damanik membeberkan dugaan penghalangan atau perintangan penyidikan (obstruction of justice).

Upaya itu terlihat jelas, ketika adanya penghilangan barang bukti di ponsel Brigadir J.

Setelah itu kata Ahmad Taufan Damanik, selain ponsel milik Brigadir J, sang jenderal juga melenyapkan barang bukti milik aide de camp (ADC) atau ajudannya yang lain.

Ahmad Taufan Damanik penggantian ponsel milik para ajudan ini dilakukan pada waktu yang tidak normal, yakni sekitar pukul 01.00 WIB, pada (10/7/2022).

"Sebagai contoh (penghilangan barang bukti), misalnya beberapa adc itu mereka diambil handphone-nya tanggal 10, kira-kira jam 1 pagi. Mereka kemudian dikasih handphone baru," ucap Taufan menjabarkan temuannya dalam RDP di Komisi III DPR, Senin (22/8/2022).

Baca Juga: Ternyata! Orang Dekat Bobotoh yang Pasang Badan agar Luis Milla Latih Persib, Nama Pelatih Lain Bertumbangan

Kemudian penggantian ponsel baru Bharada E dilakukan pada tanggal 19 Juli oleh Mako Brimob. 

Untungnya, ponsel milih Bharada E dikatakan Ahmad Taufan Damanik, sudah ditemukan.

"HP (milik Bharada E) yang antara 10 sampai 19 sudah ditemukan pak," kata Ahmad Taufan Damanik.

Di sana kata Ahmad Taufan Damanik, ada upaya membangun skenario dengan berbagai jawaban.

"Ada upaya-upaya (dilakukan Ferdy Sambo) membangun skenario. Misalnya yang jawaban-jawaban sebagai bawahan kepada atasan 'siap komandan'. Itu misalnya yang sangat kentara di situ," kata Ahmad Taufan Damanik.

Namun, yang hingga saat ini belum ditemukan adalah barang bukti berupa ponsel milik Brigadir J. 

Load More